Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

OMEN dan VICTUS, Laptop Gaming by HP Untuk Dorong Gamer Naik Level,

  Siapa juga yang hari gini nggak pakai laptop? Kerja, sekolah, hingga menghasilkan sesuatu semuanya menggunakannya. Bahkan, gaming sudah jadi bagian integral dalam hidup. Melihat potensi itu, HP meluncurkan dua buah laptop gaming Omen dan Victus.   Yups saat ini, terlebih di masa pandemi, bisa dibilang gaming memberikan banyak orang   keseruan, tantangan, petualangan dan   keinginan untuk   selalu berkembang. Gaming jadi salah satu kegiatan pilihan bagi banyak orang dan semakin populer sebagai sarana hiburan dan komunikasi. Dua dari tiga orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton video dan bermain game dibanding sebelum pandemic. Satu dari empat orang bermain game selama tiga hingga empat jam lebih banyak, dan hampir satu dari lima orang bermain game selama enam hingga sepuluh jam lebih banyak dalam seminggu. Wow, fantastis kan? Tentu saja, apalagi jika melihat jumlah gamer di Indonesia. Ngomongin laptop   gaming HP jadi sangat seru. Saat HP Indonesia 2021 Gaming Launc

Cang Nyiat Pan, Mengenal Lebih Jauh Budaya Cap Go Meh di Kalimantan

Salah satu perayaan Imlek (dok.windhu)  Peranakan Tionghoa di Kalimantan Barat punya keunikan dalam merayakan datangnya Cap Go Meh,  yang menandai hari terakhir perayaan tahun baru Tionghoa. Mereka menyebutnya dengan Cang Nyiat Pan. Kemeriahan dan suasana berbeda dengan daerah lain di Indonesia, hadir setahun sekali di Singkawang dan menjadi momen yang ditunggu, termasuk oleh para turis. Keunikan ini terungkap dalam Seri Acara Gastronomi Indonesia Cang Nyiat Pan, Mengenal Lebih Jauh Budaya Cap Go Meh di Kalimantan Barat, yang diadakan Aksara Pangan , pada 24 Februari 2021. Tiga peranakan Tionghoa, yakni Budayawan Singkawang Dr. Hasan Karman, SH, MM, Chef  @hasankarman_ ,Wira Hardiyansyah @wirahardiansayah2.0 dan Chef Meliana Christanty @melianachristanty membuka wawasan lebih jauh mengenai Cang Nyiat Pan.  Cang Nyiat Pan, apa itu? Menurut Dr Hasan Karman SH, MM, Budayawan Singkawang yang pernah menjabat sebagai Walikota Singkawang pada periode tahun 2007-2012, Cang Nyiat Pan  dalam dia