Langsung ke konten utama

Postingan

I am and I Will, Cegah Kanker dengan Hindari Faktor Risiko

Salah satu pola hidup sehat untuk menghindari penyakit tidak menular (PTM) adalah dengan berolahraha (dok.windhu) Hidup di zaman smartphone yang terkoneksi dengan internet memang menyenangkan. Ingin kemana-mana serba mudah. Tinggal pesan kendaraan online yang langsung menjemput di depan rumah. Mau pesan makanan, tinggal pilih banyak ragam menu promo dan diskon. Makanan lengkap tinggal santap diantar sampai ke rumah. Menyenangkan, bukan? Yups, itulah gaya hidup manusia zaman now. Tanpa sadar, kemudahan-kemudahan yang ditawarkan di era kepraktisan sudah membuat tubuh malas bergerak (mager). Perut pun semakin membuncit. Badan pun semakin menggemuk. Olahraga jarang dilakukan. Konsumsi gula, garam, dan lemak tidak disadari semakin banyak. Kenikmatan dan kemudahan memang sangat menunjang tapi di sisi lain juga menimbulkan kemungkinan terkena penyakit tidak menular (PTM). Penyakit tidak menular  antaranya adalah diabetes, jantung, hipertensi, kolesterol, dan stroke. Selai...

Era Mobil Listrik Nasional, LDII dan Penyelamatan Lingkungan

Senyap. Tidak berisik dan tidak ada guncangan. Itulah yang dirasakan saat bus listrik Trans Jakarta ukuran 12 meter melaju dan melintasi jalan Patal Senayan, lalu melewati belakang gedung DPR/MPR dan kembali ke tempat pemberangkatan di depan gedung DPP LDII. Tak ada asap kendaraan yang keluar dari kendaraan listrik yang memang tidak berknalpot itu. Kehadiran bus listrik Trans Jakarta yang rencananya dioperasikan tahun 2020 secara komersil dan tak sekedar uji coba, merupakan salah satu upaya untuk penyelamatan lingkungan dari polusi.   Kehadirannya, meski saat ini masih dalam jumlah terbatas akan mulai mewarnai jalanan ibu kota Jakarta.      Tak hanya bus listrik yang diperuntukkan untuk umum dengan daya tampung yang banyak, minat masyarakat terhadap mobil listrik di Indonesia meningkat. Tidak sedikit produsen kendaraan yang merasa tertarik untuk mengeluarkan produk mobil listrik untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Mobil listrik d...

Toko Barang Mantan, Buat yang Masih Terkenang Mantan

Toko Barang Mantan, film komedi romantis garapan MNC Pictures, yang dibitangi Reza Rahadian dan Marsha Timothy ditayangkan di bioskop mulai 20 Februari 2020 (dok.windhu)  Ngomongin mantan, meski sudah tak lagi bersama, terkadang ada getar ingatan yang muncul saat melihat barang yang pernah diberikan. Terselip cerita dan kenangan  yang pernah dilalui meski semuanya telah berakhir. Ada rasa pedih, sekaligus kangen. Salah satu cara terjitu supaya bebas dari bayang-bayang mantan adalah dengan segera melenyapkan barang-barang pemberiannya. Dibuang? Ah, sayang. Dijual saja ke Toko Barang Mantan. Sesuai dengan nama tokonya,  toko ini memang menjual barang-barang mantan. Inilah yang dilakukan Tristan, yang dibantu dua partnernya Amel dan Rio. Ide yang berawal dari menjual barang dari mantannya sendiri direalisasikan oleh Tristan dengan mendirikan toko yang menampung barang-barang pemberian dari mantan untuk dijual kembali. Setiap barang mantan dituliskan ki...

Pendidikan Berbasis Online di Indonesia Sangat Penting, Gapai Karir Impian dengan HACKTIV8 Online Program

Hactiv8 Online Program cocok buat yang ingin program belajar fleksibel (dok.hacktiv8.com) Dulu, jika ingin menempuh pendidikan harus datang ke lokasi, bertatap muka, mengerjakan tugas dan menempuh ujian harus di depan penguji langsung. Harus ada ruang kelas, siswa, dan pendidik. Ada papan tulis dan lembaran-lembaran kertas yang setiap hari digunakan .  Waktu dimulainya pendidikan sudah ditentukan, pagi ataupun malam. Untuk sampai ke tempat  tentu harus tepat waktu agar bisa mengikuti tanpa ketinggalan. Untuk sampai ke suatu institusi/lembaga pendidikan yang jaraknya belum tentu dekat dengan tempat tinggal, harus berjuang. Salah satunya melawan kemacetan yang selalu jadi ujian di kota besar. Ingin menambah ilmu dan mengikuti suatu pendidikan, sering kali terkendala jarak, ruang dan waktu. Terlebih bagi yang sudah memasuki dunia kerja, harus pandai berstrategi waktu. Padahal, siapa pun berhak menempuh dan mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Undang Undang Dasar...

Ambil,scan, dan bayar, Cara Cepat, Mudah dan Praktis Belanja di Blibli Mart Offline Store

Belanja? Semua pasti suka. Entah laki-laki atau perempuan, baik dewasa maupun remaja. Yups, belanja memang aktivitas yang menyenangkan. Selain karena memang harus memenuhi kebutuhan sehari-hari, misalnya kebutuhan makanan, kebutuhan minuman, perawatan diri, dan keperluan dapur, ada saja hal-hal yang harus dipenuhi lewat berbelanja. Hal yang menyenangkan belanja saat ini bisa dilakukan secara offline dan online. Semuanya memberikan pengalaman yang berbeda. Orang Indonesia sendiri termasuk yang suka dengan belanja online. Menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada 2017 jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 143,26 juta. Menurut data Google & Temasek pada 2017, seperti dilansir Liputan 6.com, pembelian produk via e-Commerce di Indonesia mencapai US$ 10,9 miliar atau sekitar Rp 146,7 triliun, meroket 41 persen dari angka US$ 5,5 miliar atau sekitar Rp 74 triliun pada 2015 Saya pun termasuk yang senang sekali bel...

Temen Kondangan, Rusuhnya Datang ke Pernikahan Mantan

Temen Kondangan, film drama komedi garapan MNC Pictures, siap rusuh mulai 30 Januari 2020 di jaringan bioskop Indonesia (dok.windhu)bannerfilmTemenkondangan) Saat diundang mantan untuk kondangan ke pesta pernikahannya, apa yang akan kamu lakukan? Resah, bingung, atau senang? Pilih nggak mau datang atau gengsi kalauggak datang?  Dilema ya? Bahasan tentang diundang nikah sama mantan, cukup sering dibahas  kalau ada seseorang yang kita kenal mengalaminya. Rasanya ‘jleb’ banget kalau si mantan nikah padahal belum bisa move on seutuhnya. Apalagi, kalau masih berstatus jomblo saat mantan menikah. “Bukti sudah move on itu datang ke ke kondangan mantan.”  Begitu kalimat yang kira-kira muncul dari salah seorang teman Putri (Prisia Nasution) saat bercerita tentang undangan nikah dari mantannya Dheni (Samuel Rizal). Mantan nikah, datang ke kondangan harus bawa gandengan bukti sudah sukses move on, dong...! (foto:MNC Pictures) Buat Putri, datang ke pesta pernika...

Perluas Pasar, Optimalkan Media Sosial Untuk Bisnis Rumahan

Penggunaan smartpone tak bis alepas dari kehidupan sehari-hari. Selalu ada di genggaman, sehingga optimalisasi media sosial untuk bisnis rumahan sangat potesial. (dok.windhu) Siapa sih jaman now seperti ini tidak punya ponsel pintar (smartphone)? Mulai dari remaja usia belasan tahun hingga opa oma usia lewat 60 tahun umumnya punya smartphone,  yang saat ini hadir dengan dilengkapi beragam aplikasi penunjang aktivitas. Setidaknya, minimal smartphone masa kini memiliki salah satu atau bahkan semua aplikasi berikut, mulai dari  whatsapp, facebook, instagram, youtube, twitter, hingga line. Kesemua ragam aplikasi yang digolongkan sebagai media sosial ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunanya di dunia hingga saat ini mencapai ratusan juta. Bahkan, untuk facebook sudah mencapai milyaran orang. Nah, seandainya seluruh media sosial ini digunakan dan dioptimalkan untuk sebuah bisnis, termasuk bisnis rumahan, maka bisa dibayangkan berapa banyak  jangkauan ...