Senin, 12 Juni 2017

Bisnis MLM Syariah, K-Link, dan Sebuah Solusi di Indonesia

Talkshow mengenai Bisnis Syariah, MLM Syariah, dan Bersyariah bersama K-Link (dokpri)

Mendengar kata Multi Level Marketing (MLM), banyak masyarakat Indonesia yang masih melabelkan negatif. Pelakunya tidak lebih dianggap hanya sekedar mencari downline sebanyak-banyaknya, agar mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. 



Selain itu, cara memasarkannya pun kerap kali diidentikan dengan mengejar-ngejar orang sehingga akhirnya menyerah untuk membeli produk dari suatu  MLM yang ditawarkan. Bukan kebutuhan pada produk yang dibeli.

MLM itu ada MLM konvensional dan MLM syariah (dokpri)

Masyarakat makin dibingungkan dengan pernyataan sejumlah ulama Arab yang menyatakan MLM itu masuk pada kategori maisir (judi). MLM dianggap mengandung unsur penipuan dan kecurangan dalam memasarkan produknya.

Ketidaktahuan masyarakat bertambah saat mendengar kata MLM syariah. Saya pun termasuk yang agak tak nyaman dengan cara penjualan MLM selama ini. Apalagi,masih ditambah lagi dengan hadirnya MLM syariah. Apa bedanya? 

Layanan Customer service K-LINK (dokpri

Dalam talkshow yang digelar di K-Link, yang menghadirkan Presiden Direktur K-Link Indonesia MD Radzi Saleh, Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) M Sofwan Jauhari, dan tiga pelaku bisnis K-Link, Rabu 6 Juni 2017, terungkap jika bisni syariah sudah dimulai di Indonesia sejak tahun 1990-an.

Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) M Sofwan Jauhari mengatakan, syariah merupakan ajaran agama yang diturunkan Allah kepada rasul untuk semua manusia agar bahagia dunia dan akhirat. Mengenai syariah dapat ditemukan di dalam AlQuran dan hadist nabi.

Buat muslim, semua kegiatan hidup diatur dan dikendalikan sesuai dengan syariah. Sikap, ucapan, tindakan seorang muslim harus sesuai dengan syariah, termasuk dalam berbisnis. Sesuai dengan nama syariah yang disandangnya, MLM Syariah merupakan bisnis MLM yang halal.

Edukasi dengan office tour (dokpri)

Saya percaya dengan pernyataan jika menekuni bisnis merupakan sebuah profesi yang terbaik dalam hukum Islam. Kenapa? Karena 9 dari 10 pintu rezeki berasal dari dagang. Lalu bagaimana dengan bisnis syariah di Indonesia?

MLM Syariah
Sofwan menjelaskan, bisnis syariah di Indonesia mulai diformalkan pada tahun 1990-an dengan berdirinya bank syariah. Kemudian berkembang dengan lahirnya Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah, seperti asuransi syariah, gadai syariah, wisata syariah, dan leasing syariah. Bisnis syariah bertambah luas dengan lahirnya pasar modal syariah.

Padahal, bisnis multi level marketing (MLM), terutama syariah pada dasarnya cocok untuk negara berkembang seperti  Indonesia, berkaitan dengan lapangan pekerjaan. Sayangnya dalam praktik,  masyarakat masih banyak memandang negatif bisnis MLM, termasuk syariah.

MLM syariah memiliki sertifikat syariah dari MUI (dokpri)

Suatu hal yang wajar, kata Sofwan, lantaran hingga kini belum ada regulator MLM, khususnya syariah. Misalnya saja, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga, akhirnya muncul anggapan MLM itu seperti perjudian atau money game.

Berkaitan dengan fatwa dari Timur Tengah yang melarang MLM, Sofwan mengatakan  jika ulama Timur Teng belum membedakan MLM dengan money game. Beda dengan Indonesia.

MLM Syariah itu berarti seluruh produknya halal dan memenuhi syarat MUI (dokpri)

Lalu, apa perbedaan MLM syariah dan MLM bukan syariah? Merujuk fatwa DSN ada 12 persyaratan. Semula berdasar fatwa MUI no. 75 tahun 2009, tapi belakangan muncul keluhan masyarakat soal umroh. Ada umroh mengaku syariah tapi tidak berjalan sesuai dengan syariah.

Kemudian ada fatwa MUI no 83 tahun 2012 yang mengatur MLM syariah tentang jasa umroh. Perlu diketahui, sampai saat ini belum ada MLM  Umroh yang bisa lulus mendapatkan sertifikat syariah.

Produk, pna, pace, promotion, and people merupakan perushaan yang tepat. (dokpri)

Di Indonesia, setiap lembaga bisnis syariah harus didampingi oleh ulama yang ahli dalam bidang bisnis syariah dan mendapatkan sertifikat syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Lembaga bisnis syariah yang telah mendapatkan sertifikat syariah akan dimonitor, didampingi, dan dibimbing oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah) yang ditetapkan oleh DSN MUI. MLM syariah pun mendapatkan sertifikat MUI. Cuma, tetap saja MUI bukanlah lembaga pemerintah.

Dari jumlah MLM di Indonesia sebanyak 400. Hanya 80 yang memiliki izin dan hanya lima yang lulus sertifikasi syariah.  Namun, 5 MLM ini tidak dapat mempertahankannya terus menerus. Hanya K-Link yang terbukti mempertahankan sertifikat selama tiga kali periode.

Hands of fame merupakan penghargaan K-LINK terhadap penjualnya (dokpri)

Menurut Presiden Direktur K-Link Indonesia MD Radzi Saleh, pandangan negatif masyarakat terhadap bisnis MLM  tidak hanya diakibatkan oleh tidak bagusnya manajemen perusahaan MLM.  Individu pelaku MLM cukup berperan untuk menyampaikan kebenaran. Tidak hanya sekedar pandai bicara menyampaikan sesuatu.  “Mereka berlebihan menggunakan senjata berbicara,” kata Dato.

Lalu bagaimana dengan K-LINK?
Untu membimbing perjalanan bisnisnya memenuhi prinsip-prinsip syariah (syariah compliance) maka K-LINK telah memiliki 3 orang Ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menempati posisi sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS), yakni prof. Dr H Jaih Mubarak, SE, MH, MAG (Ketua DPS), H Iing Solihin Norgiana, SR, MBA (anggota DPS), dan HM Sofwan Jauhari, LC Mag (anggota DPS).

Semangat yang disampaikan di dinding K-LINK (dokpri)

Bukan pilihan perusahaan, tetapi yang memilih adalah DSN MUI. Posisnya bukan sebagai kayawan melainkan horizontal dengan direksi namun tetap luar

Nah, di bidang MLM syariah, K_LINK merupakan salah satu pionir MLM syariah yang telah mendapatkan sertifikat syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI (DSN MUI) pada tahun 2009, dan telah diperpanjang dua kali, yakni pada tahun 2013 dan 2016.

K-LINK bukanlah MLM yang pertama kali memperoleh sertifikat MLM syariah dari DSN MUI, namun K-LINK menjadi MLM syariah yang paling lama bertahan. Saat ini K-LINk memiliki member sekitar 2 juta orang. Selain itu, memiliki gedung kantor sendiri di wilayah segitiga emas Jakarta.

Pelaku MLM, terutama syariah harus menyatakan sebenarnya sesuai kebutuhan pembeli (dokpri)

Jadi, dapat dikatakan jika K-LINK merupakan lembaga bisnis syariah, yang bergerak pada penjualan produk yang  dibutuhkan dan bermanfaat bagi kesehatan. Produknya aman dikonsumsi dan halal.  Tiga orang yang menekuni sebagai penjual di K-LINK saat talkshow membuktikan hal itu.

Presiden Direktur K-Link Indonesia MD Radzi Saleh dengan yakin mengatakan, sejak pertama kali membawa K-Link ke Indonesia,  optimis bisnis model ini dapat berkembang.

K-LINK dan Solusi Hidup

Sebagai sebuah MLM Syariah, K-LINK menurut Dato Radzi menawarkan solusi hidup. Bagi para pelaku bisnis untuk membantu perbaikan hidupnya dengan penghasilan yang lebih baik. Bagi yang mengonsumsinya pun dapat memenuhi kebutuhannya dalam bidang kesehatan dan kecantikan.

Tak hanya produk kesehatan, produk kecantikan dan perawatan tubuh tersedia (dokpri)

Kecantikan? Ya, saat tour office di gedung kantor K-LINK yang megah di kawasan segitiga emas Jakarta, saya jadi menjadi lebih mengenal. K-LINK bukan cuma menyediakan yang berkaitan dengan kesehatan. Produk K-LINK yang sangat dikenal masyarakat adalah chlorophyll yang banyak membantu kesembuhan penyakit.

K-LINK memiliki ladies program karena menyadari peran perempuan, dalam pengembangan perusahaan. Program yang ada berupa ladies beauty club dan K-Link House of Beauty. Para perempuan dapat tampil sehat dan cantik.


Kebersamaan merupakan bagian dari pengembanan SDM (dokpri)

Saat  diantar berkeliling ruang per ruang, saya menyaksikan sedang ada training bagi member. Penghargaan terhadap mereka yang bepprestasi penjualan ditampilkan dalam bentuk wall of fame. Siapa yang tidak bangga seperti itu?

 Kebersamaan, kata Presdir K-Link Indonesia MD Radzi Saleh juga ditekankan di dalam sistem pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam usaha jaringan di K-LINK.  Ada sistem pendidikan K-System.
 
Jajaran produk dalam rak-rak (dokpri)

Di supermarket K-LINK, saya melihat jajaran produk-produk K-LINK, mulai dari makanan dam minuman kesehatan dengan komposisi utama herbal, pemelihara kesehatan dengan konsep cleansing, balancing, activating, dan defending sebagai konsep kesehatan, perawatan kesehatan luar dan dalam, serta produk penujang kesehatan yang ramah lingkungan.  

Berbekal kunjungan ke K-LINK dan sejumlah produk minuman dan penunjang kesehatan yang dibawa pulang, saya mengupayakan hidup yang lebih sehat. Saat Bazaar K-LINK, banyak sekali kegiatan, mulai dari cooking demo, tutorial hijab, bazaar produk, hingga talkshow.


Demo masak dengan produk K-LINK (dokpri)

Bazzaar produk 
Tutorial hijab (dokpri)

Bazaar pakaian
Salah satu hasil masakan (dokpri)

Jumat, 09 Juni 2017

Catatan Mudik Sehat dari Kalijodo



Ruang  publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo kini meupakan tempat yang asyik untuk berkegiatan.(foto:evifadliah)


Mudik atau mulih dilik, yang artinya pulang sebentar dalam bahasa Jawa, memang selalu bikin kangen. Demi bertemu keluarga di kampung halaman, demi sebuah persaudaraan yang terjalin, dan demi sebuah nostalgia yang terangkai saat berkumpul dengan keluarga besar, mudik menjadi tradisi tahunan yang tidak bisa ditinggalkan.

Hanya saat lebaran, keluarga besar benar-benar berkumpul secara utuh. Mereka yang merantau dari kampung halamannya, pasti merindukan pulang. Saat hari raya, bersimpuh dan saling memaafkan.

Mudik Sehat menjadi topik bincang blogger dengan Kemenkes, Jumat 2 Juni 2017 (dokpri)


Tidak peduli harus menempuh perjalanan mudik yang tentunya  membutuhkan waktu lebih lama. Tak keberatan dengan rasa lelah yang diperoleh sepanjang perjalanan. Rela menembus  macet ataupun membayar ongkos kendaraan yang lebih mahal.  

Demi mudik pula, nyaris semua moda kendaraan digunakan para pemudik. Baik darat, laut, dan udara. Itu pula yang menjadi prediksi kendaraan untuk mudik pada tahun 2017 ini. Di balik kegiatan mudik, kesehatan menjadi hal yang harus diperhatikan.

Kebahagiaan masyarakat menikmati fasilitas permainan di RPTRA Kalijodo (dokpri)

Sore Hari di Kalijodo
 Pesan untuk mudik sehat dan aman itu disampaikan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Jumat, 2 Juni 2017 dari Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo. Jejak suram lokasi Kalijodo di masa lalu telah berubah menjadi sebuah taman yang ramai dikunjungi masyarakat.

Sore menjelang berbuka puasa, kegiatan bincang-bincang bersama dengan Kemenkes dan Dinkes Jakarta terasa menyenangkan. Bila sebelumnya berada di sebuah ruangan tertutup, kali ini diadakan di ruangan terbuka. Menikmati semilir angin yang berhembus.


Masyarakat mengantri takjil sehat dari Kemenkes di RPTRA Kalijodo (dokpri)

Area RPTRA Kalijodo Jakarta yang luas, menyediakan sejumlah tempat bermain. Banyak  yang berkeliling menggunakan sepeda, bermain skateboad, atau sekedar berjalan kaki. Anak-anak kecil tertawa bahagia menaiki beberapa permainan anak yang ada.

Alasan itulah yang membuat Kemenkes membagi-bagikan makanan berbuka alias takjil sehat kepada para pengunjung RPTRA. Puluhan orang, baik tua dan muda tampak berbaris memanjang untuk mendapatkan antrian takjil sehat.


Dr. H Deddy Kuswenda, M. Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes berbincang mengenai mudik sehat (foto:evifadliah)


Antisipasi Mudik
 Dr H Deddy Kuswenda, M Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat  mengatakan, semakin menjelang lebaran semakin banyak masyarakat yang akan mudik. Kementerian Kesehatan pun telah mempersiapkan antispasi rutinitas mudik mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

Menurut Deddy, saat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, para pemudik harus memperhatikan kesehatan. Apalagi, dilakukan dalam bulan puasa dengan menempuh perjalanan jauh.Makanan sahur dan berbuka yang mencakup unsur karbohidrat, protein,mineral. Tidak meninggalkan sayur dan buah. 

Menurut Deddy, dalam mudik lebaran 2017 ini, para  pemudik dapat memanfaatkan layanan emergency 119, apabila pengemudi mengalami kecelakaan atau yang sifatnya darurat untuk penanganan kesehatan. 

Menjelang lebaran, upaya promosi kesehatan kepada masyarakat yang mudik, akan diberikan melalui sejumlah media promosi seperti banner, spanduk, poster, flyer, leaflet. 


Dinkes Jakarta pun mempersiapkan mudik sehat (dokpri)

Dalam mudik lebaran tahun 2017, drg Kartini Rustandi, M Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes menyampaikan, sebanyak 15 provinsi menjadi prioritas pemantauan angkutan jalanan, yakni Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Sebanyak 3.862 pos layanan kesehatan didirikan di sepanjang jalur mudik, baik darat, laut, dan udara, yakni 3141  pos kesehatan dinas kesehatan, yang terdiri atas 913 pos kesehatan dan 2228 puskesmas. Setiap pos layanan kesehatan ini dikordinasikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kab/Kota.

Untuk yang menggunakan perjalanan laut, disediakan  207 pos kesehatan kantor kesehatan pelabuhan. Selain itu sebanyak 374 rumah sakit rujukan juga dipersiapkan. Termasuk layanan emergency sekitar 104 PSC.

Para petugas kesehatan yang tidak berada di jalur mudik ditarik untuk membantu  posko kesehatan. Seluruh fasilitas kesehatan tetap buka untuk membantu para pemudik di sepanjang perjalanan dengan bergantian jaga. 


Menikmati kebersamaan berbuka puasa bersama Kemenkes diiringi alunan musik akustik (dokpri)

Pada H-7 akan ada pemeriksaan kesehatan untuk pengemudi di terminal-terminal, yang meliputi penilaian status kesehatan dan kelayakan pengemudi. Pengemudi akan dicek sehat atau tidak, minum alkohol atau tidak, atau minum obat yang dapat mempengaruhi kesigapan dan kegiatan mudik.

Pemantauan di jalur mudik juga akan dilakukan, terutama di sejumlah jalur mudik yang diperkirakan macet. Contohnya di kawasan Brebes Exit. (Brexit). Meski demikian tidak dimungkiri kemungkinan adanya terminal bayangan selama arus mudik, yang berada di luar jangkauan layanan kesehatan.

Mudik Sehat dan Aman
Mengenai mudik sehat dan aman, drg. Kartini Rustandi MKes menyampaikan sejumlah tips yang harus diperhatikan oleh para pemudik. Tentunya semua ingin berangkat mudik dapat sehat dan selamat. Begitupun saat menempuh arus balik mudik.

Menikmati senja di Kalijodo dengan bincang mudik sehat dari Kemenkes (dokpri)

Dr. kartini pun menyampaikan, kesiapan dari pengemudi itu penting. Jangan sampai hari ini begadang  besok pagi berangkat subuh. Kondisi tubuh akan mempengaruhi kewaspadaan berkendara selama menempuh perjalanan panjang. 

Kendaraan pribadi yang digunakan mudik sebaiknya diperiksa dulu sebelum berangkat untuk kendaraan pribadi. Untuk kendaraan umum, pilih perusahaan jasa angkutan umum yang terpercaya agar aman sampai tempat tujuan.

Sebaiknya, juga membawa bekal yang cukup selama mudik. Kenapa? Siapa tahu di rest area, persediaan makanan dan minuman di rest area bisa habis kalau macet. Kalau ini terjadi, tentunya sangat merepotkan. Konsumsilah makanan dan minuman yang sehat.


Bawalah bekal yang cukup untuk perjalanan mudik (dokpri)

Untuk yang sakit dan membawa bayi, sebaiknya jangan berangkat sehari sebelum lebaran. Lebih baik mendahului atau sesudahnya. Kenapa?  Khawatir bila nantinya terjebak macet.

Kenapa para pengemudi motor dan mobil, bus,  setiap 4 atau 5 jam harus beristirahat? Itu batas kemampuan manusia. Kalau berangkat dari jakarta naik mobil, paling tidak sampai  Cipali harus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Satu hal lagi, membawa kartu BPJS selama dalam perjalanan mudik, agar memberikan rasa aman dan nyaman. Pemudik dan keluarganya sudah terlindungi jika terjadi sesuatu dalam perjalanan mudik. Bila belum punya, segeralah membuatnya karena memerlukan waktu.

Mudik sehat agar aman dan nyaman sehingga dapat bertemu dengan keluarga besar, kerabat, dan teman pasti menjadi dambaan. 
Berangkat selamat, pulang juga harus selamat !


Tips Mudik Sehat dan aman

1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik
2. Periksa Kelayakan Kondisi kendaraan
3. Tidak meminum obat yang menyebabkan kantuk dan minuman keras sebelum dan sedang mengemudi
4. Istirahat setiap empat jam
5. Jangan Paksakan mengemudi bila lelah dan mengantuk
6. Disiplin dan Patuhi Rambu lalu lintas 
Rambu lalu lintas di sepanjang jalur mudik akan memandu perjalanan mudik yang sehat dan aman.
7. Kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan rusak/bergelombang, saat hujan, dan cuaca buruk.
8. Kendaraan tidak melebihi  muatan dan tidak menyalahi peruntukkannya
9. Gunakan masker dan lindungi diri dari asap, debu, dan polusi
10. Jangan mengonsumsi makanan/ yang  diberikan orang yang tidak dikenal
Waspada terhadap oang tak dikenal yang menawarkan makanan. Jangan langsung menerimanya dan memakannya begitu saja karena belum tentu berasal dari orang yang bermaksud baik.
11.Mencuci tangan pakai sabun dengan air megalir sebelum dan sesudah makan
12. Konsumsi makanan yang bersih dan sehat
13. Buanglah sampah pada tempatnya
14. Buang air kecil/besar di toilet yang tersedia
15. Bila terasa sakit, manfaatkan pos kesehatan mudik

Selasa, 06 Juni 2017

Memotret Layaknya Seorang Professional


Tiga model yang menjadi obyek foto (dokpri)

Dua  gelas minuman berwarna merah dan kuning itu ada di atas meja. Bulir air es mengembun di luar gelas kaca. Seiris jeruk dengan kulit berwarna kuning, terselip di bibir gelas berisi minuman jeruk. Irisan jeruk polos lengkap dengan biji-biji jeruk juga terselip di gelas berisi minuman yang terbuat dari buah naga merah.

Sore yang cerah di Awan Lounge, Hotel Kosenda, Selasa 30 Mei 2017. Secara bergantian, dua gelas minuman itu yang menjadi obyek foto dalam kegiatan acara Community Meet Up Coolpad Cool Dual Experience, dari situs Arena LTE.com dan Coolpad Indonesia.

Minuman Buah aga Merah yang menggoda (dokpri)


Ya, sore itu setiap peserta dari komunitas blogger dan media, dapat menjajal langsung kemampuan smartphone terbaru Coolpad Cool Dual. Mencoba langsung fitu-fitur yang ada di smartphone. Terutama unggulannya, yakni kamera.

Saat ini, kepiawaian sebuah kamera yang ada di ponsel, menjadi salah satu pilihan bagi setiap orang dalam memutuskan membeli ponsel. Tak hanya berselfie ria dengan menghasilkan sekedar gambar. Melainkan sebuah gambar yang bagus layaknya seorang fotografer professional.

“Gambar kulit jeruknya bisa kok dipertegas sehingga  terlihat pori-porinya,” kata petugas Coolpad, saat saya sedang mencoba untuk memotret gelas minuman jeruk.

Irisan jeruk yang dapat dipertegas warnanya lewat kamera Coolpad Cool Dual (dokpri)


Keinginan untuk membuat hasil gambar berbeda membuat saya tertarik mencoba fitur yang ada. Saya pun terpesona. Tak hanya untuk memotret benda, seperti dua gelas minuman bewarna dan makanan sayap ayam berbumbu plus risol. Kamera ponsel ini pun mampu menangkap sempurna obyek foto tiga perempuan cantik yang menjadi model. 

Senin, 05 Juni 2017

Bayi Tabung, Upaya Saat Buah Hati Tidak Kunjung Datang


Dr Irsal Yan mengatakan, Bayi tabung merupakan solusi bagi pasangan suami istri yang sulit untuk mendapatkan keturunan (dokpri).


Setelah tiga tahun menikah tidak kunjung ada tanda kehamilan, Alvita akhirnya memutuskan untuk mempunyai anak melalui bayi tabung. Kala itu, sudah berbagai upaya yang dilakukannya agar hamil, baik melalui medis, alternatif, maupun tradisional.

“Waktu itu umur sudah 29 tahun. Saya memutuskan untuk ikut bayi tabung karena kansnya lebih besar dan lebih mudah untuk hamil,” kata Alvita, saat memberikan testimoninya di Women & Health Talkshow, bertajuk Your Greatest Wealth is Your Health, yang diselenggarakan di Elbombon Cafe, Rasuna Said Jakarta, 20 Mei 2017.


Alvita menjalani dua kali program bayi tabung untuk memperoleh anak (dokpri)

Alvita menjajal program bayi tabung tahun 2010. Sebelumnya, Alvita pernah mengikuti seminar edukasi mengenai bayi tabung dan akhirnya merasa tertarik. Dari 7 sel telur yang dapat diperoleh, sebanyak 3 sel telur dapat dimasukkan kembali, dan akhirnya berhasil 1.

Seorang bocah perempuan bernama Naura yang berasal dari bayi tabung itu kini berusia 6 tahun. Anak yang lucu itu turut hadir di samping Alvita. Perempuan berkerudung itu  kini juga tengah mengikuti program bayi tabung di klinik yang sama, untuk kedua kalinya.

“Setelah melahirkan hingga saat ini, saya tidak pernah menggunakan kontrasepsi apa pun. Saya juga tidak hamil-hamil. Akhirnya saya memutuskan untuk ikut bayi tabung lagi tahun 2017,” tutur Alvita.

Indri (Head OQ Modellong) dan Yuliana membagikan pengalaman menjalani bayi tabung)

Saat ini, Alvita tengah mengandung anak keduanya, yang diperkirakan kembar dua.   Usia kandungannya sudah mencapai 17 minggu dan dalam keadaan sehat. Pada program bayi tabung tahun 2017 ini, berhasil didapatkan 9 telur, 3 di antaranya dimasukkan, dan 2 di antaranya kemudian berkembang dengan baik dalam kehamilan.

Dengan berseri-seri, siang itu  Alvita meminta doa kepada peserta talkshow agar dipermudah dan lancar proses kehamilan hingga kelahiran anaknya. Rasa bahagia yang sama  juga dirasakan oleh Yuliana.

Perempuan berambut pendek ini tergugah untuk berupaya lewat bayi tabung setelah melakukan pap smear. Saat itu, petugas pap smear, menanyakan usia pernikahannya yang sudah dua tahun tapi belum memiliki anak.


Yuliana dengan bayinya dari hasil bayi tabung (dokpri)

Petugas itu mengingatkan, bila satu tahun setelah menikah tidak ada tanda kehamilan, seharusnya mulai memeriksakan diri ke dokter. Yuliana yang semula biasa saja dan menganggap belum ada kehamilan berarti belum dikasih yang kuasa, kemudian banyak melakukan searching di internet mengenai bayi tabung.

Pada tahun  2016,  akhirnya Yuliana mengikuti program bayi tabung di Klinik Teratai. Seorang bayi lelaki yang gemuk, lucu, dan sehat,  kini telah berusia 4 bulan dan memiliki berat badan 7,7 kilogram.

Yuliana menekankan, masih ingin punya anak lagi karena masih menyimpan 3 telur yang dibekukan. Sebelumnya, dari 7 telur yang diambil,  Yuliana mengalami dua  kali penyuntikan.

Penyuntikan pertama berupa dua telur gagal. Barulah pada penyuntikan kedua yang terdiri dari dua telur, Yuliana berhasil hamil. Semula, Yuliana berharap memiliki anak kembar, tapi sebagai gantinya berhasil lahir seorang bayi yang sehat.    

Penjelasan mengenai bayi tabung (dokpri)

Kenapa Bayi Tabung?
Dr Irsal Yan, Sp.OG, tenaga spesialis yang menangani bayi tabung di Klinik Teratai menjelaskan, infertilitas adalah ketidakmampuan untukhamil, setelah bersenggama secara teratur 12 bulan tanpa kontrasepsi (praktek klinik). Sementara WHO 1993, merekomendasikan 24 bulan (riset epidemiologi).

Nah, fertilisasi in fitro atau bayi tabung merupakan prosedur bantuan teknologi untuk mempertemukan sel telur (istri) dengan sperma (suami) di luar tubuh (in vitro), dalam medium kultur, agat terjadi pembuahan (fertilisasi).

Dalam bayi tabung, dilakukan transfer embrio, yakni prosedur menempatkan embrio yang tumbuh dalam media kultur ke media rahim.
                                
folikel (dokpri)
Upaya ini diambil setelah  berbagai usaha dilakukan. Misalnya bila ada penutupan saluran telur. Setelah dioperasi, tidak juga terjadi kehamilan. Dalam bayi tabung, dilakukan bypass saluran telur dengan sperma.

Untuk pemeriksaan awal diperiksa keduanya, baik suami ataupun istri. Pemeriksaan terhadap suami terlebih dulu karena lebih mudah. Analisa spema yang dilakkan berupa kualitas, jumlah, bentuk, dan gerak berapa persen.

fertilisasi
Sedangkan untuk perempuan, faktor yang diperiksa lebih banyak. Mulai sel telur sampai alat reproduksi,  vagina hingga ke rahim. Jumlah telur, cadangan folikel, hsg, kalau ternyata sperma mampu maka dilakukan perangsangan sek telur, inseminasi buatan.Setelah inseminasi tidak bisa, maka dilakukan proses bayi tabung.

“Jadi bayi tabung itu tidak secara langsung, Tidak memasyarakatkan bayi tabung atau membayitabungkan masyarakata.  Suatu saat betul ada indikasi,” kata dr. Irsal.

Sebaiknya, perempuan yang  ingin melakukan proses bayi tabung di bawwah usia 35 tahun. Kenapa? Karena pada usia 37 tahun maka kesuburan perempuan akan berkurang.  Tetap memungkinkan terjadi kehamilan, namun peluang keberhasilannya menjadi lebih kecil. Keberhasilan di bawah  usia 35 tahun adalah 2 kali lipat.

fertilisasi2 

Sayangnya, banyak pasangan suami istri lebih memilih menunggu datangnya kehamilan. Di Asia, dari  80 juta pasangan, hanya 15 % yang melakukan konsultasi. Para pasangan banyak yang baru memutuskan untuk mengupayakan bayi tabung, setelah usia lebih dari 37 tahun. Usia kesuburan terutama dari 15-40 tahun.

Padahal,  data WHO tahun 2000 menyebutkan, gangguan kesuburan terjadi pada 10-15 % pasangan, yakni  perempuan (40%), laki-laki (30%), serta laki-laki dan perempuan (30%).

Dr Haryanto Sp.OG mengatakan, perlu memperhatikan sejumlah gaya hidup modern yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan, seperti stress, pola hidup tidak baik, obesitas, dan tidak berolahraga.

Embrio Transfer


Tahapan Dalam Bayi Tabung

Seperti apa proses bayi tabung itu?  Berikut beberapa tahapan bayi tabung.  

-  Tahap perangsangan sel telur
Tujuannya merangsang pertumbuhan folikel (di dalamnya terdapat sel telur),  di indung telur agar tumbuh lebih dari 1 (minimal 3, idealnya 8-10).

-  Monitor perkembangan folikel
Transvaginal ultrasound scanning, berupa jumlah dan ukuran folikel, model dan ketebalan endometrium,serta kadar estrogen.

- Tahap Penjadwalan
Ovum Pick atau pengambilan sel telur. Jumlah folikel matang minimal 3, diamter folikel minimal 18 mm,  injeksi hCG Urine 5000 IU atau atau hCG rekombinan 250 IU, 36 jam sebelum OPU/PO (GnRH  a dan FSH injeksi dihentikan). OPU dilakukan dengan pembiusan umum, memakai jarum khusus dipandu USG dengan transvaginal.

- Tahapan Pembuahan
Bila dilakukan dengan konvensional berupa mempertemukan 1 sel telur dengan 50.000-100.000 sperma, dalam medium kultur sehingga terjadi pembuahan alami. Saat ini sudah bisa dilakukan ICSI (inta cytoplasmic sperm injection)  menyuntikkan 1 sprema langsung ke dalam 1 sel telur sehingga terjadi pembuahan.

- Penunjang Fase UTEAL (penguat dinding rahim)
Pasien diberikan rutin injeksi hCG 1500 IU pada H+4 dan H+7 pasca PO atau progesteron krim intra vagina (crinone), tiap hari, selama 15 hari.

- Pemantauan Kehamilan
 H+16 pasca OPU tes kehamilan urine dan hCG Kuantitatif.  H+35 pasca OPU, berupa USG (kantong kehamilan).

embrio transfer

Keberhasilan
Pembuahan bayi tabung tak seluruhnya berhasil. Terdapat sejumlah penyebabnya.
Faktor spesifik dari pasien, stress tinggi menyebabkan hasil kecil dengan beda mencapai  50 %. Selain itu, metabolisme hormon, kualitas lab. Jumlah  embio 10-12 %  mempengaruhi.

Hal lainnya adalah obat yang dipakai, dan pengalaman dokternya. Teknik transfer embrio, jumlah embrio yang semakin banyak yang dipindahkan lebih tinggi keberhasilan. Setelah jadi kehamilan, terjadi, dilakukan pemeriksaan seperti biasa.
Seorang ibu dengan proses bayi tabung harus dikuatkan oleh konselor dan diberi dukungan keluarga.

Di dunia persalinan bayi tabung pertama adalah Louise Brown, Juli 1978, di Bournhall Clinic. Bayi tabung pertama kali di Indonesia dilakukan pada tahun 1987.  Nugroho Karyanto lahir tanggal 2 Mei 1988 di RSAB Harapan Kita dengan bantuan dr Irsal Yan.

Suasana talkshow yang menarik dan komunikatif (dokprI)
Perempuan dan Kesehatan
Pentingnya perempuan dalam menjaga kesehatan tubuh ditegaskan oleh Indri Boediharjo, Head of OQ Modelling. Menurutnya, tubuh yang sehat bukan hanya
Milik diri sendiri,melainkan milik anak dan cucu juga. Termasuk, menjaga kebersihan dan asupan makanan.

Indri mengatakan, banyak yang takut ke dokter. Padahal itu salah. Perempuan profesi 24 jam. Jika sakit,  yang rugi orang satu rumah. Lebih dari usia 40 tahun harus sering jalan kaki, makanan sehat, Tetap positif dalam berpikir, dan nikmati anugerah tuhan. Banyak penyakit berasal dari stress yg menyebabkan imun tubuh melemah.

Ega Shore, musisi dan pelatih renang pun memperhatikan asupan makanan untuk tubuh agar selalu sehat dan mampu menjalankan aktivitasnya. Salah satunya adalah dengan mengurangi makan karbohidrat dan

Para pembicara dalam talkshow (dokpri)

Bayi Tabung, Sebuah Upaya
Dalam kesempatan yang sama, Alvita yang melakukan bayi tabung dua kali di Klinik Teratai menegaskan pasangan suami istri yang tidak kunjung diberi keturunan, janganlah berputus asa. Bayi tabung merupakan sebuah upaya.

“Kalau memang jalannya harus bayi tabung dijalani saja, semoga diberi kemudahan dari kehamilan sampai kelahiran,” kata Alvita.

Meski demikian, diakuinya tetap ada rasa sakit,terutama proses penyuntikan dan ovum pick up. Namun, rasa sakit terbayar setelah hamil dan akhirnya memiliki buah hati yang sangat didambakan.

Selain itu, Alvita pun tak menampik biaya yang tidak murah dam cukup banyak dibutuhkan untuk bayi tabung. Berdasarkan pengalamannya, rezeki akan mengalir dari yang kuasa.


Pilihannya ke Klinik  Teratai, RS Gading Pluit, Jl. Boulevar, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Selain dokter yang berpengalaman, juga biaya bayi tabung yang cukup terjangkau. Apalagi, saat ini hingga tanggal 7 Juli ada promo 39 juta untuk program bayi tabung.