Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

#Sebarkan Berita Baik Itu Menjaga NKRI

Sebarluaskan kepada orang lain agar bisa memberi manfaat kepada orang lain/keluarga/kerabat/teman.
SAYA membaca tulisan terakhir dari kiriman pesan yang cukup panjang dalam aplikasi WhatsApp Messenger, yang saya terima pagi itu. Info yang dikirimkan seorang kawan dalam salah satu grup itu mengenai pentingnya mengonsumsi sesuatu untuk menjaga kesehatan.
Perlukah saya mengirimkannya kembali kepada orang lain? Saya memeriksa sumber tulisan atau pembuat tulisan. Tidak ada. Kecuali kalimat penutup seperti di atas, yang meminta untuk segera menyebarluaskan pesan yang diterima agar bisa memberi manfaat kepada orang lain.
Saya pun bertanya kepada teman yang mengirim,”Info darimana?” Teman saya menjawab tidak tahu. Dia mendapatkannya dari grup sebelah. Hanya keinginan untuk berbuat baik saja.
Ya, tanpa sadar karena rasa ingin berbagi sesuatu yang ‘dianggap bermanfaat’ jari jemari secara sigap juga melakukan copy paste, lalu menyebarkannya lagi informasi yang diterima. Siapa yang pertama kali m…

Imunisasi, Langkah Aman Untuk Perlindungan Dari Penyakit

Bayangkanlah, ternyata masih ada lebih dari 19 juta anak di dunia yang tidak divaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap, yang membuat mereka sangat berisiko untuk menderita penyakit-penyakit yang berpotensi mematikan. Sebanyak 1 dari 10 anak ini tidak pernah menerima vaksinasi apapun dan umumnya tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan.
Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI DR. Dr Aman B Pulungan, Sp. A (K) FAAP mengatakan, anak-anak yang tidak tervaksinasi ini bukan hanya dari keluarga tidak mampu. Ada seorang anak jelang dewasa dari orang tua yang mampu terkena difteri.Ternyata, anak ini tak pernah menjalani vaksinasi.
Padahal, imunisasi dapat mencegah bahkan bisa menyelamatkan nyawa karena merupakan tindakan paling berhasil dan sangat efektif di dunia karena biayanya hemat.Di sisi lain, jangkauan imunisasi yang luas berperan sangat penting dalam mencapai sustainable development goals (SDG).
Dalam Pekan Imunisasi Dunia 24-30 April 2018, yang bertema Capai Imunisasi Lengkap : Bersama Melindun…

Berkaca dari Neng Koala : Semangat ! Kesempatan Kuliah di Australia Itu Ada

ENTAH kenapa, perlahan muncul rasa malu sekaligus iri begitu membaca lembar demi lembar buku pink berjudul Neng Koala, Kisah-Kisah 34 Mahasiswi Indonesia di Australia, yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama.
Malu karena saya mengakui betapa hebatnya perjuangan perempuan-perempuan ini menggapai pendidikan tingginya. Iri yang positif karena timbul keinginan untuk bisa seperti mereka. Para perempuan yang mampu mewujudkan keinginannya meraih pendidikan di luar negeri, dengan berbagai kondisi yang dimiliki.
Kuliah di luar negeri? Anganan itu pernah ada. Ya, setidaknya saat saya (dulu) masih duduk di bangku sekolah menengah.Jerman merupakan salah satunya. Kemudian Amerika Serikat, dan Australia.

Sederhana saja, karena banyak orang hebat yang lulusan dari negara itu di Indonesia.Lulusannya menghasilkan karya yang luar biasa di dalam negeri. Memiliki pikiran cemerlang dan tindakan yang lebih maju.
Selain itu, lulusan luar negeri dikagumi, disegani, dan pastinya menduduki posisi pekerjaa…