Langsung ke konten utama

Kenangan Manis Berbuka Puasa dengan Nikmatnya Paket Hoka Bento Ramadan


Berbuka puasa di Hokben menjadi pilihan bagi keluarga dan bersama teman (dok. windhu)


Makan enak, harga terjangkau, dan sehat. Itu sih, yang biasanya orang pilih saat akan berbuka puasa. Wajar, soalnya sudah menahan lapar dan haus selama 14 jam. Lidah harus termanjakan dengan sesuatu yang  spesial dan punya kualitas cita rasa.

Apalagi, jika bisa berbuka puasa bersama teman-teman yang  sudah dikenal. Menambah keakraban yang selama ini terjalin dalam momen bulan suci ramadan yang penuh berkah.  Kalaupun baru pertama kali bertemu, pastinya memiliki teman baru.

Itulah yang terasa dalam acara Kumpul Bareng Komunitas Blogger Karawaci, di HokBen Karawaci, Kamis, 24 Mei 2018. Kegembiraan saya bertemu dengan teman-teman yang cuma sesekali itu, rasanya lengkap saat puncaknya menjelang berbuka puasa.

Banyak antrian paket menu Hokben saat berbuka puasa (dok.windhu)


Bukan  cuma saya, ternyata. Saya lihat sejumlah keluarga yang membawa anaknya, sedang menunggu waktu berbuka dalam restoran HokBen Karawaci. Sejumlah kaum muda yang tampaknya baru saja pulang kerja, juga memenuhi kursi-kursi yang kosong. Sebagian terlihat sedang memilih menu pada bagian pemesanan makanan.    

Menunggu adzan berkumandang tanda waktu berbuka terasa menyenangkan saat hidangan sudah ada di atas meja. Sore itu, saya memilih paket Bento Ramadan A. Saya tertarik dengan menunya. Ada nasi, ada salad, ada beef yakiniku, ada 1 buah tori ball, 2 buah shrimp roll, teh botol sosro 250 ml, dan takjil.


Ada takjil. Cokelat Snickers (dok.windhu)


Saya tersenyum. Makan besar. Perut pasti dijamin kenyang jika menunya seperti ini. Maklum, perut nasi. Kalau sudah bertemu nasi, perut jadi tenang. Dengan menu komplit yang dapat dinikmati nggak pakai lama dan nggak pakai repot, siapa yang akan menolak?

Selain berbuka dengan minuman yang manis teh botol sosro, satu hal yang paling saya suka sore itu adalah, ada cokelat snickers yang dikategorikan sebagai takjil alias makanan pembuka. Manisnya cokelat bisa memulihkan tenaga setelah seharian berpuasa.  Yeay, suka...suka...suka...

Hokben Karawaci (dok.windhu)


Enam Paket Pilihan Bento
Menu yang saya pilih adalah paket Bento Ramadan A, tapi teman-teman saya lain memilih paket yang lain. Bu Indria misalnya, memilih paket C. Pada ramadan 2018 ini  resto HokBen manapun, sejak awal bulan puasa memang menyajikan enam paket pilihan, yang terdiri atas Bento Ramadan 1 dan 2, Bento Ramadan ABCD.

Nggak menyesal saya pilih paket Bento Ramadan A. Soalnya, Bento Ramadan A dan C merupakan salah satu menu andalan dan favorit  dari pelanggan Hokben.
Secara lengkapnya, dua kategori paket Bento Ramadan seperti ini :

Paket Bento Ramadan 1


Paket Bento Ramadan 2

1. Bento Ramadan 1&2
Bento Ramadan 1 (Nasi, salad, chicken teriyaki, 2 pcs egg chicken roll) + tehbotol sosro 250 ml+ takjil
Bento Ramadan 2 (Nasi, salad, Chicken teriyaki, 2 pcs shrimp roll) , teh botol sosro 20 ml+tajil

2. Bento Ramadan ABCD
Bento Ramadan A (Nasi, Salad, Beef Yakiniki,1 pc  Tori Ball, 2 pcs Shrimp Roll) + teh botol sosro 250 ml+ takjil
Bento Ramadan B (nasi, 1 pc chicken steack), teh botol sosro 250 ml, takjil
Bento Ramadan C (Nasi, Salad, Beef Teriyaki, 1 pc Tori Ball, 2 pcs Shrimp Roll), teh botol sosro 250 ml+tajil
Bento Ramadan D (Nasi, 1 pc Chicken Katsu)+ teh boto sosro 250 ml+ tajil







Harga paket mulai dari Rp 43.000,- s/d Rp 55.000,- (sudah termasuk pajak). Selain menu Bento Ramadan, Hokben juga memberikan promo di salam setiap pembelian paket Omiyage untuk 4 orang, gratis 4 pcs teh botol sosro 250 ml dan paket Omiyage untuk 6 orang gratis 6 pcs teh botol sosro 250 ml.

Menurut Kartina Mangisi (Communication Division Head) HokBen, paket Bento dihadirkan sebagai upaya HokBen untuk selalu memanjakan lidah para pelanggan setianya.

Sebagai pelopor makanan bergaya Jepang di Indonesia, HokBen yang saat ini sudah berusia 33 tahun memang ini menjadikan paket Bento Ramadan menebar kesan yang hangat saat berbuka puasa dengan teman maupun keluarga.


Penjelasan Program CSR Hokben Share To Love, Love To Share (dok,windhu)


Keceriaan 3300 anak Yatim dan Dhuafa
Tak hanya menyediakan paket berbuka puasa dengan Bento Ramadan, ternyata Hokben juga mengadakan kegiatan buka puasa bersama secara serentak selama bulan ramadan di sejumlah Hokben yang memungkinkan.

Jumlahnya mencapai  3.300 anak yatim dan dhuafa yang berasal dari 38 panti asuhan, yang lokasinya terdekat dengan store Hokben di wilayah Jawa Bali. 

Kegiatan buka puasa bersama ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berlangsung sejak tahun 2001, sebagai bentuk rasa syukur keberadaan HokBen yang tak lepas dari peranan pelanggan dan masyarakat sekitar.

Jumlah 3.300 itu didasarkan usia Hokben yang ke-33 tahun ini. Duh, terbayang bahagianya para anak panti asuhan dan dhuafa saat berbuka puasa. Program CSR Hokben  berfokus pada Hokben Cinta Pendidikan dan Hokben Berbagi Bersama.

Dengan bantuan pendidikan, akan mampu mengubah hidup seseorang.  Sementara berbagi bersama sejalan dengan slogan Hokben, yang berbunyi Share To Love Love to Share. Konsisten membangun masyarakat sekitar.      
 
Hocafe

Hokben Karawaci yang Sejuk
Sambil menyantap Paket Bento Ramadan A, saya merasakan kenyamanan dan kesejukan di HokBem Karawaci. Ini baru kali pertama saya datang. Menurut keterangan Udjang Sudjana, Store Manager HokBen Karawaci,  resto Hokben yang dipimpinnya baru saja direnovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Memiliki kapasitas luas menyediakan 129 kursi. Jam operasional mulai dari pukul 08.00 wib sampai 22.00 wib dimungkinkan karena Hokben Karawaci memiliki dua pintu, yakni dari arah mall yang berhadapan dengan area permainan anak dan satu lagi yang langsung menuju ke pintu luar.

Di resto siap saji HokBen, berbuka puasa juga tenang karena  sudah memiliki sertifikat halal dari MUI dan Sertifikat Jaminan Halal untuk masa 4 tahun.
Asyiknya lagi, di Hokben Karawaci ini ada Hocafe.

Salah satu minuman di Hocafe (windhu)

Hocafe hanya ada dua di wilayah Tangerang, yaitu HokBen Karawaci dan HokBen Alam Sutera. Hocafe lainnya ada di PIM1, Pasar Festival, dan Pajajaran Bandung.
Nah setelah menyantap makanan berbuka Bento Ramadan A, sebelum pulang menyempatkan diri menjajal sajian menu Hocafe.   

Pilihannya banyak dari Coffe sampai smoothies. Ada yang panas dan ada yang dingin. Mulai dari  Black Coffee, Cafe Late, Iced Blended Chocolate, Hot Chocholate, Strawberry, Black Tea, Melon-Banana-Mango  Smoothies,  Hocaccino, dan Moccacino.

Sore itu menjadi buka puasa yang sempurna. Ada kenangan manis menyantap kenikmatan paket Bento Ramadan di HokBen Karawaci. Lebih asyik memang datang bersantap langsung dengan teman dan keluarga.

Namun kalau tidak sempat, Hokben selain memberikan layanan di tempat (Dine-In) juga dibawa pulang (Take Away). Untuk Delivery bisa melalui 1 500 505 atau melalui pesan online di www.hokben.co.id. Selain itu juga tersedia Hokben Apps.



Komentar

  1. Favoritku di hokben, beef teriyaki

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups, enak buat makan nasi. Akupun suka beli.

      Hapus
  2. Saya sudah coba yang bento ramadan paket C ... anak2 suka semua :)

    BalasHapus
  3. Menunya lengkap banget pas banget untuk berbuka puasa Apalagi sudah terjamin kehalalannya jadi semakin tenang ketika berbuka

    BalasHapus
  4. Banyakbpilihannya ya. Kalau sudah halal pasti akan banyak yg membeli. Sayang di Cianjur belum ada hokben

    BalasHapus
  5. Wah, dijamin lezat dan kenyang makan di Hokben dengan menu-menu yang sangat yummy ini :)

    BalasHapus
  6. Aku pengen Bento Ramadan ABCD. Enaaaaak dan banyaaaak. *gembul detected*

    BalasHapus
  7. oh, jadi ini menu yang ditunjuk tadi, hehehe, enak kan

    BalasHapus
  8. Duh jadi pingin bukber di Hokben juga, keren ya Hokben usahanya berkah nih berkat do'a anak yatim

    BalasHapus
  9. Berarti selama puasa ini kita akan dapat free takjil dna snickers kalau makan di hokben ya mbak?

    BalasHapus
  10. Iya aku juga suk ada sama bento ramadan c,enak bikin kenyang lagi

    BalasHapus
  11. ada menu khusus ramadhan ya..jadi pengen coba nih..

    BalasHapus
  12. Yummy beud, buka puasa jadi kenyang nih.

    BalasHapus
  13. duhh hokben juara banget sih inii

    BalasHapus
  14. wahh ini makanan kesukaan anak2ku.., mereka doyan banget hokben..

    BalasHapus
  15. salah saya datang kesini siang2..
    gambarnya sudah bikin pengen...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

Mengagumi Indonesia Melalui Pameran Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan RI Senandung Ibu Pertiwi

Wow ! Sebuah lukisan Perkawinan Adat Rusia yang tampak megah dan berukuran sangat besar langsung memikat mata, saat langkah kaki baru memasuki gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta, untuk melihat pameran koleksi lukisan Istana Kepresidenan berjudul Senandung Ibu Pertiwi, Minggu 27 Agustus 2017.
Meski bukanlah karya asli pelukis Rusia Konstantin Yegorovich Makovsky yang dibuat tahun 1881 dan hanya ditampilkan melalui LED, dalam pameran yang diselenggarakan untuk umum 2-30 Agustus 2017, lukisan itu seakan menyapa saya dan setiap pengunjung yang baru datang. Posisinya berada di sebelah kiri pintu masuk ruangan paling depan galeri nasional.
Karya asli abad ke-19 dengan ukuran 295 cm x  450 cm yang ditaksir bernilai sekitar Rp.18 Miliar itu sudah sangat tua, sehingga tak bisa dipindahkan dari Istana Bogor.



Untunglah, saya bisa datang tidak kesorean. Jelang siang, pengunjung Galeri Nasional semakin banyak. Saya memandang cap bertuliskan Senandung Ibu Perti…

Mbak Yani dan Kanker Leher Rahim Stadium 3 B-nya...

HARI  masih pagi. Masih belum pukul 6.00 tapi perempuan itu sudah bersiap-siap. Beranjak untuk segera membersihkan tubuh. Bersiap untuk mandi. Berpakaian yang baik dan sedikit berpupur bedak tipis. Menyantap sedikit makanan yang disediakan agar perut tidak kosong meskipun harus diiringi rasa mual.
“Sudah siap-siap, mbak?” sapa saya.
Perempuan  bertubuh kurus itu tersenyum  manis. Dia hanya tinggal menunggu adik perempuannya yang akan menemaninya.
Kamis 4 Februari 2016 ini, pada pekan ini,  adalah jadwalnya untuk kembali  menjalani transfusi darah di RS Kanker Dharmais, Jl S Parman, Slipi. Upaya penambahan darah itu sangat dibutuhkan perempuan ini untuk memperpanjang kelangsungan hidupnya. 
Pekan lalu, Mbak Yani menghabiskan suplai  tiga kantung darah. Harus ada yang terganti dari keluarnya pendarahan yang terus menerus dari bagian kewanitaan yang  ada di tubuhnya. Pendarahan yang selalu Pendarahan yang harus memaksanya selalu memakai pembalut.
Pendarahan yang secara p…