Langsung ke konten utama

Jesssica Iskandar, Besarkan El Sekaligus Kembangkan Bisnis Jedar Couture



Inilah sebagian karya Jedar Couture yang terdiri atas kaos, army, dan jeans

JENAKA, selalu terkesan riang, terkadang malah ngebanyol atau jadi bahan lucu-lucuan. Suaranya pun cenderung manja. Dengan mudah, penonton tayangan televisi   ikut tertawa melihat aksinya dalam sebuah acara komedi. Tidak hanya sekedar lantaran kata-kata yang diucapkannya, melainkan  juga karena ekspresi wajahnya.

Dialah Jedar, sapaan Jessica Iskandar. Dalam keadaan apa pun, aktris perempuan  kelahiran 29 Januari 1988, yang juga dikenal sebagai penyanyi, presenter, dan komedi ini, terlihat cantik.

Ruangan tamu kantor Jedar Couture (foto:riapwindhu)
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, 21 April 2016 lalu, perempuan satu ini mengungkapkan pemikirannya sebagai ibu muda, dengan seorang anak berusia balita. Termasuk mengenai bisnis pakaian yang mulai digelutinya sejak akhir tahun 2015.

Semua tak sungkan disampaikannya kepada para rekan blogger dan media, di kantor Jeddar Office, yang terletak di gedung Buana Lautan Mas Garmindo, Jl. M Fachrudin No.71 A-D, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


Bangku yang ada di dekat meja bilyar pun unik, didesain seperti celana jeans (foto:riapwindhu)

Tidak sulit menemukan lokasi kantornya. Tidak jauh dari Hotel Millenium. Dekat juga dengan pasar Tanah Abang. Tidak ada kesan mewah pada kantor itu seiring dengan pamor Jessica sebagai artis. Jalanan yang menuju ke kantor yang terletak paling dalam, terlihat sedikit becek setelah hujan.Meski demikian, nuansa bisnis pakaian mulai terasa sejak keluar dari lift yang mengangkut ke lantai tempat kantor Jedar Couture.


Saat tiba, langsung terlihat sofa ruangan tamu. Setelah masuk, di sisi kiri, tempat para staf  berkantor. Pada sisi kanannya, terlihat dua boneka pajangan kaca, yang ada di antara pintu masuk sebuah ruangan yang terkesan sebagai ruang pertemuan, ruang berelaksasi karena adanya meja bilyar dan perlengkapannya.  

Ruang itu juga unik lantaran di samping kanan dan samping kirinya terpajang beraneka jenis baju-baju karya Jedar, mulai dari kaos lengan panjang, kaos lengan pendek, army jeans, hingga denim jeans. Sebuah ungkapan kalimat-kalimat motivasi juga tampak di antara batas baju-baju itu.
Merk RA, bisnis clothing line Raffi Ahmad, yang ada di kantor Jear Couture (foto:riapwindhu)  

Jedar Couture. Inilah pertama kalinya saya secara langsung, melihat koleksi Jedar yang ternyata jumlahnya mulai banyak meski baru soft opening sejak akhir tahun 2015. Sebelumnya, saya hanya melihat melalui tayangan televisi ataupun melalui gambar akun instagram.

 Tak ingin membuang kesempatan, jeprat jepret foto terhadap karya Jedar ini pun diambil. Ruangan pertemuan yang juga menjadi ruangan display ini ternyata cukup efektif membuat siapa pun ingin mengambil foto dengan latar belakang koleksi baju cantik.


Jeans,denim, dan army look Jedar Couture. Nyot-Nyot paling diminati (foto:riapwindhu)

Apalagi, waktu pertemuan yag bertajuk Inspring Mom, Looks Great and Think Smart,  yang semula dijadwalkan pukul 11.00 kemudian mundur setelah jam  makan siang, sekitar pukul 13.00. “Maaf, ya. Jessica telat datang. Anaknya menangis karena akan ditinggal,” kata salah seorang di tempat itu, kepada saya yang sedang mengamati karya Jedar.

El Barrack Mata Hati Jessica

SEBAGAI  seorang ibu, Jessica terlihat sangat menyayangi anaknya El Barrack Alexander, yang berusia hampir dua tahun. Baginya, segala hal yang dilakukannya saat ini semata-mata hanya untuk anak semata wayangnya.


Jedar berbicara mengenap perannya sebagai single mother untuk El dan bisnis clothing line yang dimiliknya (foto:riapwindhu)

Meski siang itu Jessica hadir tidak membawa anak, namun rasa cintanya yang besar, terlihat saat ditampilkan tayangan slide Jessica dan El Barrack. Tidak ada lagi yang ditutup-tutupi Jessica tentang seperti apa dan bagaimana wajah anak gantengnya yang berwajah bule. 

Saat awal kelahiran El dan kemelut kisah cintanya dengan lelaki asal Jerman, membuat Jessica sempat begitu tertutup memperlihatkan anaknya kepada khalayak umum.

“Sekarang semuanya untuk El,” kata Jessica, yang hadir dengan balutan kaos Jedar Couture dan celana panjang jeans.

Kini, foto-foto yang ditampilkan memperlihatkan ekspresi cinta Jessica kepada anaknya, seperti mencium atau memeluk sayang sebagai tanda berbahagianya menjadi seorang ibu.
Jessica mengatakan, kehadiran El telah membawa perubahan banyak dirinya.Bila semula hanya seorang gadis kini telah berubah menjadi seorang ibu muda dengan seorang anak. 
Seluruh hidupnya kini hanya untuk El. Mata hatinya.

Karenanya, Jessica mengusahakan untuk memberikan ASI ekslusif.  Selalu memperhatikan tumbuh kembangnya  berupaya memberikan pendidikan yang terbaik sejak awal kepada anaknya.     
Kalimat bernada selling dengan contoh kaus lengan panjang dan lengan pendek (foto:riapwindu)

Jessica tetaplah Jessica. Terkadang, di sela-sela pernyataanya yang panjang terkadang dia 
mengungkapkan  hal yang mengundang senyum. “Itu menghapal teksnya dari semalam,” katanya mengurai tawa.

Jessica mengakui tidak mudah untuk menjadi single mother  namun tetap dia akan melakukan yang terbaik untuk anaknya dan masa depannya. Meski bernada suara manja, 
Jedar jelas terlihat sisi ketegarannya. Salah satu persiapan masa depan yang dilakukan Jessica adalah dengan memulai berbisnis.

Jedar Couture

PILIHAN Jedar  jatuh pada bisnis clothing line. Jessica tidak menampik terinpirasi dari kesuksesan sahabatnya Raffi Ahmad, dalam berbisnis yang sama. Di sisi lain, Raffi pun tak ragu untuk membantu sahabat-sahabatnya untuk maju.


Ruangan tamu dengan display manekin super bintang (foto:riapwindhu)

Kedekatan Jedar dengan Raffi terlihat di kantor Jedar. Dua buah manekin dalam kaca, yang berada di ruang soffa tamu, salah satunya terlihat bertuliskan RA atau Raffi Ahmad.  

Kendati demikian, Jessica baru bersama dengan sejumlah artis, yakni Ruben Onsu, Kartika Putri, Baim Wong, Denny Cagur dan Julia Perez memulai bisnis clothing line bernama "Super Bintang" pada Desember 2015. Meski bisnis bersama, produk keenam artis ini memiliki desain dan konsep yang tidak sama antara satu artis dengan yang lainnya.

Jessica Iskandar melalui Jedar Couture ditujukan lebih pada anak muda yang energik dan unik. “Saat ini sih baru untuk perempuan. Semua perempuan pastinya ingin tampil lebih cantik tetapi tetap bergaya muda,” tuturnya.

Produk fashion Jedar Couture dikeluarkan dan ditawarkan di pasaran dengan harga bervariasi. Produknya beragam, mulai dari kaos lengan pendek, kaos lengan panjang, celana army, dan celana denim. Model yang paling laku adalah merk Nyot-Nyot.
Koleksi menarik Jedar Couture yang ditujukan bagi anak muda dan perempuan berjiwa muda (foto:riapwindhu)
Jessica mengatakan, memiliki tim dan desainer yang membantunya berkreasi. Meski demikian, mengenai bahan, warna, dan desain pada produknya tetaplah hasil pilihannya. Jessica juga mendesain sendiri beberapa baju Jedar Couture.

Melihat produk Jedar Couture yang dipajang di dinding sisi kanan dan sisi kiri ruangan, model-modelnya cukup unik. Jedar siang itu pun tampil dengan baju produksinya sendiri.

Darimana Jessica memiliki kemampuan desain? Ups, jangan  salah. Jedar ternyata pernah berkuliah di fakultas desain, Universitas Trisakti. Namun, saat itu kuliahnya tidak selesai karena terbengkalai oleh kesibukan Jessica di dunia hiburan yang sangat menyita waktu. Kuliah di jurusan desain, ternyata tidak cukup hanya sekedar hadir di kelas saja.

“Rasanya senang kalau ada yang memakai baju Jedar,” ujarnya.

Online Shop

SAAT ini, Jedar Couture lebih dipasarkan melalui online shop. Melalui instagram. Jika ingin membeli langsung juga sudah bisa di Ramayana Departemen Store. Walau begitu, Jessica tetap lebih menyukai untuk menawarkan dagangannya melalui online karena jangkauannya yang lebih luas.


Jessica bercerita mengenai bisnis clothing line-nya yang dipasarkan melalui online shop (foto:riapwindhu)

Jedar Couture telah dipesan dan dibeli orang tidak hanya di dalam saja. Sejumlah orang di negara lain telah membelinya, meski lebih banyak adalah orang Indonesia yang membawa kesana.

Produk Jessica saat ini adalah shirt, pants (jeans & army), Tshirt (woven & denim), denim dress & jumpsuit. Harganya berkisar antara Rp.145.000 hingga 799.000.

Jessica mengaku tetap mencoba langsung untuk melayani pembelinya yang bertanya-tanya mengenai suatu produk. Bahkan, Jessica sempat menunjukkan cara berdagangnya dengan berperan sebagai penjual dan pembeli dengan salah seorang blogger.

Jeans dan Denim Jedar. Ada kata-kata memikat Jedar  di sebelah display (foto:riapwindhu)
Sesekali protes pernah diterimanya karena ukuran baju. Namun, Jessica tetap harus melayaninya dengan baik. Untuk saat ini, Jessica  belum terpikirkan memiliki toko sendiri karena mempertimbangkan beberapa hal, seperti tempat, pegawai, dan lainnya.

Walau begitu, Jessica seperti memiliki keasyikan baru. Jessica yang bila ada di rumah menjauhkan smartphone agar memiliki quality time dengan anaknya,saat sedang menyusui atau El sedang tidur dapat langsung memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan calon pembeli. 

Dengan  berbisnis online melalui instagram, yang memperlihatkan dengan jelas gambar-gambar produk Jedar Couture, harga, dan ukuran, siapa pun akan lebih mudah untuk mendapatkan produk ini. Termasuk para penggemar Jessica.

Jessica pun tak mau bermuluk-muluk memikirkan terlalu jauh apakah bisnis clothing line-nya akan tetap laku seandainya sudah tidak lagi menjadi aktris seperti saat ini. Baginya, lebih baik mengerjalan saja apa yang ada di hadapannya.


Aneka pilihan kaos, baik lengan pendek ataupun lengan panjang (foto:riapwindhu)
Sekarang, nama Jessica sedang di atas. Jumlah follower instagramnya pun banyak. Penggemarnya juga ada. Sejumlah artis juga tidak berkeberatan menggunakan Jedar Couture. Jika bicara seperti ini, Jessica terlihat cukup serius. 

"Beda kan dengan anggapan yang banyak orang lihat di luar sana tentang Jessica," ujar Aldi, pemandu acara siang itu, sebelum menutup pertemuan.

Ya, Jessica tampak looks great dengan bajunya, inspirasinya sebagai ibu muda single parent, dan think smart demi masa depannya. Ternyata saya pun menyukai koleksi Jedar Couture, yang salah satunya saya bawa pulang ke rumah :)

Saya nggak kalah cantik dengan Jedar, ya..? :)


Komentar

  1. wahh koleksinya Jedar ternyata bagus2 dan gaya, ya.., keren..

    BalasHapus
  2. Artis masa kini, sudah pada siap2 kalau pensiun jadi artis
    sukss utk Jedar

    BalasHapus
  3. Bajunya kembaran ya sama Jedar

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

Mengagumi Indonesia Melalui Pameran Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan RI Senandung Ibu Pertiwi

Wow ! Sebuah lukisan Perkawinan Adat Rusia yang tampak megah dan berukuran sangat besar langsung memikat mata, saat langkah kaki baru memasuki gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta, untuk melihat pameran koleksi lukisan Istana Kepresidenan berjudul Senandung Ibu Pertiwi, Minggu 27 Agustus 2017.
Meski bukanlah karya asli pelukis Rusia Konstantin Yegorovich Makovsky yang dibuat tahun 1881 dan hanya ditampilkan melalui LED, dalam pameran yang diselenggarakan untuk umum 2-30 Agustus 2017, lukisan itu seakan menyapa saya dan setiap pengunjung yang baru datang. Posisinya berada di sebelah kiri pintu masuk ruangan paling depan galeri nasional.
Karya asli abad ke-19 dengan ukuran 295 cm x  450 cm yang ditaksir bernilai sekitar Rp.18 Miliar itu sudah sangat tua, sehingga tak bisa dipindahkan dari Istana Bogor.



Untunglah, saya bisa datang tidak kesorean. Jelang siang, pengunjung Galeri Nasional semakin banyak. Saya memandang cap bertuliskan Senandung Ibu Perti…

Menyantap Martabak yang Bikin Bahagia di Martabak Factory

Potongan martabak itu langsung lumat di dalam mulut. Manisnya langsung menguasai dan larut. Seulas senyum kemudian muncul di wajah Melinda, perempuan manis berkerudung itu. Masih ada sisa martabak di piring yang sedang dipegang. Seakan tak ingin berhenti untuk segera menghabiskannya.
“Martabaknya Enak. Green tea-nya terasa,” ujarnya.
Saya pun mengangguk-angguk. Sepotong green tea martabak dari piring yang sama, juga baru saja masuk ke dalam mulut saya. Kami pun tertawa. Sesimpel itu tawa terlepas di Martabak Factory.


Saya jadi ingat tulisan besar berlatar warna ungu yang ada di dinding lantai dasar kafe. Money can’t buy happines, but it can buy Martabak which is pretty much the same thing.
Betul juga, pikir saya. Bahagia itu sederhana. Uang pun tidak bisa membelinya.  Namun lewat martabak yang dibeli pakai uang, bahagia bisa datang. Setidaknya lewat rasa manis yang menyatu  dalam mulut.  
Apalagi bila disantap bersama teman-teman. Martabak, kuliner yang sangat populer di Indonesia ini mem…