Langsung ke konten utama

Butuh Kredit Tanpa Agunan (KTA) Dimanapun dan Kapanpun? Tanya DISITU !



Kebutuhan uang untuk membuka usaha atau memperluas usaha terkadang datang. Kehadiran Kredit Tanpa Agunan (AKTA) menjadi solusi yang digunakan. (dok.windhu)

Kebutuhan uang untuk membuka usaha atau memperluas usaha terkadang datang. Kehadiran Kredit Tanpa Agunan (KTA) menjadi solusi yang digunakan. (dok.windhu)


Tidak jarang dana tak terduga diperlukan untuk memenuhi  kebutuhan hidup. Terkadang, sifatnya pun mendesak dan tidak memerlukan waktu yang lama, jika tidak ingin tertinggal kesempatan. Saat uang yang dimiliki tidak mencukupi, ingin rasanya bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan.
Masih banyak yang bingung saat kebutuhan uang mendesak. Itu yang biasanya muncul. Sementara, meminjam kepada saudara, orang yang dikenal, kerabat, sahabat, dan teman, belum tentu  semudah yang dibayangkan.  Belum lagi, terkadang rasa ‘hutang budi’ yang mungkin timbul.

Lalu bagaimana? Pinjam uang ke sebuah lembaga keuangan kemudian dipilih. Sayangnya, itupun tak mudah karena kebutuhan uang mendesak belum tentu bisa didapatkan sesuai dengan waktu yang tersedia.

 Bertambah sulit ketika menyadari jika tidak ada yang bisa yang dijaminkan agar bisa memperoleh uang yang dibutuhkan sesegera mungkin. Syarif, seorang kerabat, akhirnya harus merelakan peluang untuk berbisnis yang ditawarkan oleh temannya.

Saat itu, kondisinya, tidak ada yang bisa dijaminkan supaya lolos dari survey.  Ujungnya, uang yang dibutuhkan juga tidak akan bisa didapatkan. Rencana untuk ikut serta dalam pengadaan sebuah barang saat itu pun buyar. Sebuah kesempatan memperluas usaha berlalu.   



Bank merupakan lembaga penyedia produk KTA terdaftar OJK (dok.windhu)

Kredit Tanpa Agunan,  Pinjaman Tanpa Jaminan

Kredit Tanpa Agunan alias KTA. Itu yang biasanya dengan langsung terpikir saat  mencari kredit pinjaman tanpa jaminan untuk memperbesar usaha  atau untuk memenuhi banyak kebutuhan.

Penawaran KTA ini sebenarnya saat ini sudah banyak didengar. Salah satunya, dari mereka yang memang berprofesi untuk menawarkannya. Bahkan, tidak jarang melakukan penawaran melalui surat elektonik (email) atau pesan singkat (SMS) yang masuk melalui smartphone.

Kredit tanpa agunan (KTA) yang disampaikan, terkesan menarik. Namun, sebenarnya KTA yang paling tepat dijadikan pilihan bila kebutuhan uang mendesak? Amankah mengajukan KTA di sebuah lembaga keuangan/perbankan?

Kredit tanpa agunan Kredit Tanpa Agunan (KTA), banyak orang menyebutnya  dengan Pinjaman Tanpa Agunan, merupakan suatu produk pinjaman yang diberikan oleh lembaga keuangan dan perbankan, tanpa perlu adanya jaminan.

KTA Bank memiliki sejumlah keunggulan. Untuk mendapatkan pinjaman, yang bisa dilakukan secara individu, proses pengajuan biasanya mudah dan cepat, prosedurnya juga cepat karena tidak perlu adanya pengecekan aset dan dokumennya  yang diperlukan sedikit.  

https://www.disitu.com/Kredit-Tanpa-Agunan

Berbagai contoh kebutuhan yang membutuhan pinjaman tanpa jaminan (www.disitu.com)

Selain itu, jumlah uang pembayaran dapat dicicil sesuai dengan kesepakatan antara pihak bank dengan nasabah, dengan kisaran cicilan beberapa juta per bulan. Suku bunga pun bisa tetap/flat selama masa kontrak kredit

Data diri customer/nasabah yang mengajukan KTA menjadi pertimbangan sebuah bank untuk meloloskan dan mencairkan pinjaman. Umumnya, karyawan dan wiraswasta yang berusia 21 hingga 60 tahun, dapat mengajukan plafond kredit sesuai kebutuhan antara Rp.10 hingga Rp. 250 juta

Bunga yang diberikan kepada peminjam bervariasi. Persyaratan umumnnya, nasabah harus punya kartu kredit, yang dilengkapi dengan foto kopi kartu kredit dan foto kopi KTP.  Kenapa kartu kredit?

Melalui kartu kredit, bank bersangkutan dapat mengamati pola pembayaran kartu kredit nasabah, mulai dari keterlambatan hingga pemakaian limit kartu kredit selama satu tahun.  Jika itu lancar, maka KTA pun dapat dicairkan dan digunakan sesai dengan kebutuhan nasabah, apapun kebutuhannya.


Kebutuhan pinjaman tanpa jaminan kadang tak bisa dihindari (www.disitu.com)


Namun  sebelum mengajukan KTA di sebuah bank, sebaiknya calon nasabah pengaju kredit juga harus memperhatikan yang ada dalam  KTA. Apa saja?

1. Jumlah Pinjaman
Kebutuhan uang sangat beragam, mulai dari biaya membuka usaha, memperluas usaha, biaya pernikahan, biaya anak sekolah, biaya renovasi rumah, biaya pendidikan  hingga biaya pengobatan.

Pastikan jumlah uang yang dibutuhkan cukup, bahkan tidak berlebihan karena akan berdampak  pada cicilan yang akan dibayarkan nantinya.  Perhitungkan dengan tepat kebutuhan uang yang akan dipinjam.

Total maksimal besar pinjaman sebaiknya tidak lebih dari 30% dari seluruh besar penghasilan agar tidak mengalami masalah keuangan baru nantinya, sesuai dengan cicilan dan bunga yang harus dibayar.

2. Kesanggupan Membayar

Poin ini akan sangat berdampak besar dalam penyelesaian masalah kebutuhan uang. Jangan sampai kebutuhan uang terselesaikan, nantinya akan menjadi bumerang jika tidak ada kesanggupan membayar senilai jumlah total cicilan bulanan. 

Bila tak sanggup membayar akan ada biaya keterlambatan. Hal ini tentu saja akan lebih memperbesar lagi biaya yang harus dibayarkan. Cermati kesanggupan membayar, meski biasanya, pihak bank akan menyesuaikan dengan status profesi yang saat ini dijalankan.


3. Perhatikan Biaya-Biaya dalam KTA
Biaya yang harus diperhatikan dalam pembayaran KTA. Produk pinjaman KTA buat sebuah bani/lembaga keuangan mempunyai prospek yan bagus, sekaligus berisiko tinggi.

Karenanya, dalam KTA terdapat biaya-biaya sebagai berikut, yakni :
a. Biaya Provisi, yakni biaya balas jasa kepada institusi keuangan setelah disetujuinya pinjaman yang diajukan. Besarnya tergantung lembaga keuangan bersangkutan dengan kisaran 1-3,5 % jumlah pinjaman.

Biaya provisi dikenakan satu kali dan pada awal peminjaman dengan cara memotong langsung total jumlah uang pinjaman yang diajukan. Jika ada bank yang tidak menggunakannya, biasanya berupa biaya administrasi yang tinggi untuk nasabah.

b. Biaya Administrasi dan Biaya Materai
Biaya administrasi ini langsung dikenakan begitu pinjaman tanpa agunan disetujui oleh pemberi kredit. Besarnya biaya administrasi, tergantung pihak bank. Untuk biaya materai biasanya muncul pada saat pengajuan KTA.

c. Biaya Keterlambatan
Biaya ini timbul jika terjadi keterlambatan pembayaran cicilan uang pinjaman dari nasabah atau melewati batas jatuh tempo.

d. Biaya Perlunasan Dipercepat
Biaya yang keluar jika akan melunasi pinjaman tanpa agunan sebelum waktu yang telah ditetapkan

4. Perhatikan Bunga
Pinjaman tanpa jaminan memiliki risiko yang tinggi. Jumlah bunga yang diberikan untuk pinjaman biasanya juga itu. Karena itu, perhatikan bunga yang dibebankan kepada nasabah dalam cicilan sebelum menyepakati pinjaman.

5.Cermati  Limit dan Tenor
 Seorang calon pengaju KTA harus mencermati limit dan tenor pembayaran pinjaman tanpa agunan. Biasanya jumlahnya tergantung pada limit maksimal kartu kredit yang dimiliki. Tenor pembayaran pun juga disesuaikan.

6. Lakukan Simulasi
Jangan pernah lupa untuk simulasi cicilan yang harus dibayar, denda yang harus ditutupi jika terjadi keterlambatan,dan jika ingin perlunasan pinjaman dpercepat.  


Tampilan Website disitu.com 



KTA dan disitu.com

Bicara mengenai KTA dan memilihnya yang sesuai dengan kebutuhan, salah satu solusinya adalah melalui disitu.com. Bisa dibilang, disitu.com merupakan pasar kredit.

Melalui disitu.com yang online, para pemberi kredit (perusahaan kredit) memberikan penawaran terbaik produk KTA  yang dimiliki. Dengan sendirinya, nasabah dapat memilih yang terbaik tidak terbatas hanya pada satu pemberi pinjaman tanpa jaminan saja.

Semua mitra bank yang bekerjasama telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Nasabah dapat membandingkan beberapa produk KTA untuk memastikan apakah produk Kredit Tanpa Agunan yang telah Anda pilih sudah sesuai atau belum dengan kebutuhan


Tiga Langkah Pengajuan KTA disitu.com 


Karena online, cara pengajuannya KTA di disitu.com lebih mudah dan sederhana, dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun, pembayaran yang pasti, data pribadi dijanjikan aman, proses pengajuan bisa dicek, dan bisa melakukan perbandingan langsung penawaran KTA dari berbagai mitra bank yang ada di disitu.com.

Intinya, cara pengajuan KTA di disitu.com,  cukup dengan tiga cara, yakni 1. Ajukan, dengan memasukkan data inisiasi pinjaman sesuai kebutuhan, 2. Pilih, yakni Pilihlah Produk KTA yang telah disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, 3 Cair,  yaitu setelah proses verifikasi selesai, uang pinjaman segera dicairkan ke rekening.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara pengajuan KTA di bisa tanya Disitu  langsung ya :
Website, Instagram, Yotube, Twitter 




Komentar

  1. Di era digital dan Fintech Ini benar2 Membantu kita banget ya mbak. Apalagi kalau lagi ada keperluan yang mendesak. Berbagai pinjaman online mudah banget bahkan nggak lagi harus pakai CC. KTA pun bisa jadi solusi kita

    BalasHapus
  2. zaman sekarang fintech makin marak dan berkembang ya mbak. KTA ini pastinya sangat membantu kalau ada keperluan2 yg mendesak. aman pula.

    BalasHapus
  3. Kebutujan akan dana yang mendesak pasti akan berdampak pada keputusan yang penting juga, jadi ketika ada kemudahan dari lembaga Keuangan yang basisnya Fintech, tentu sangat dibutuhkan masyarakat.

    BalasHapus
  4. Kebutuhan dana yang mendesak, akan sangat terbantu dengan adanya lembaga keuangan yg berbasis Finthec.

    BalasHapus
  5. dengan banyaknya penawaran, kita bisa memilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan jangan sampai ga bisa bayar , bisa berabe

    BalasHapus
  6. Seiring dengan kemajuan teknologi, kebutuhan manusia juga semakin meningkat, terkadang membutuhkan tambahan dana untuk terus menjalankan aktifitas demi memenuhi kebutuhan hidup, KTA salah satu solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana segar

    BalasHapus
  7. Cocok kalau kita memiliki kebutuhan mendesak ya. Tanpa harus survey-survey segala dengan KTA ini kita bisa cepat mendapatkan bantuan. Keren ini inovasinya.

    BalasHapus
  8. Tanpa agunan membantu sekali bagi mereka yang memerlukan uang tetapi tidak memiliki jaminan untuk meminjam nya untuk mereka yang sedang berobat

    BalasHapus
  9. Adanya KTA ini memang membantu banget ya bagi yg perlu dana cepat gp tidak memiliki sesuagu utk diagunkan... Btw baru tau deh ada Disitu .makin beragam aja ternyata hehe...banyak pikihan jd hrs pintar milih ya...

    BalasHapus
  10. Makin banyak solusi ketika kita mendapatkan pinjaman kutuh uang ya Mba.. Tapi tetap kita harus tahu batas kemampuan kira2 mampunya seberapa agar bisa membayar pinjaman tsb..

    BalasHapus
  11. Kredit tanapa ribet ini membantu banget yang mau dapat kucuran dana cepat dan praktis

    BalasHapus
  12. Sangat membantu para UKM ya, semoga dengan adanya KTA ini kemajuan ekonomi di Indonesia berkembang pesat, amiin!

    BalasHapus
  13. Zaman serba digital berbagai hal berbasis teknologi pun kian mendominasi, termasuk ketika mengalami masalah keuangan. KTA by online seakan jd solusi. Ini merupakan inovasi di era kekinian tapi tetap harus diperhatikan beberapa persyaratannya ya

    BalasHapus
  14. Enaknya zaman digital, semua jadi nudah tapi hrs tetap waspada.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuansayamengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari. 
“Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,kakak sudah tidak suka.
Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya.
Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir gelap, ataupun kusam dan kering tidak jarang mengganggu penampilan sehari-hari. Ujung-ujungnya, penampilan yang tidak oke ini juga akan mengurangi rasa percaya diri saat sedang berkumpul dengan banyak o…

Minggu Pagi di Aksi #TolakPenyalahgunaanObat Car Free Day

MATA saya menatap kemasan kotak bertuliskan Dextromethorphan yang ada di meja BPOM. Di atas meja itu terdapat sejumlah obat-obatan lain bertuliskan warning, yang berarti peringatan. Ingin tahu saya memegangnya. Membaca kotak luar kemasan obat itu.
 “Ini obat apa?” tanya saya.
Adi, petugas BPOM itu memperlihatkan isi kotak kemasan. Menurutnya, obat Dextromethorpan sudah ditarik dari pasaran. Sudah tidak digunakan lagi karena dapat disalahgunakan oleh pemakainya.
Dextromethorpan yang di kotak kemasannya tertera generik dan terdiri dari 10 blister ini masuk dalam kategori daftar G. Banyak yang menyalahgunakannya untuk mendapatkan efek melayang (fly).

Fly? Pikiran saya langsung teringat kepada peristiwa penyalahgunaan obat yang menghebohkan negeri ini satu bulan lalu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Korbannya yang anak-anak masih pelajar dan mahasiswa ini.
Pertengahan September 2017, semua terkaget-kaget dengan kabar yang langsung menjadi topik pembicaraan dimana-mana. Meluas dari satu grup wa k…

Go-Box, Solusi Pindahan Nggak Pakai Repot

SENYUM mengembang dari wajah Ani, saat sudah pasti akan segera pindah rumah. Maklum, menjadi kontraktor alias orang yang mengontrak selama ini cukup melelahkan. Mimpi tinggal secara tenang di rumah milik sendiri menjadi kenyataan. Di rumah baru, segala sesuatunya pasti lebih tenang. Apalagi setelah menikah 5 tahun.
Memang, bukanlah rumah besar. Punya dua kamar tidur, dengan ruang tamu, ruang makan, dapur, dan kamar mandi. Sedikit halaman kecil buat menanam tumbuhan ataupun bunga. Sudah pasti membahagiakan.  
Lokasi rumah baru di wilayah Gunung Putri, Bogor. Selama ini, tinggal di Pluit, pada lokasi cukup padat dan nyaris tidak memiliki halaman. Ah, betapa menyenangkan, pikir Ani.
Segera, semua barang yang ada di rumah pun dikemas. Packing ini dan itu. Tidak ada yang boleh tertinggal karena sebenarnya tidak banyak juga barang yang dibeli. Pertimbangannya saat itu, khawatir repot jika akan pindahan ke suatu tempat. Jadi yang penting-penting saja dan betul-betul bisa menunjang hidup sehari…