Langsung ke konten utama

Mengenali Diri Dengan Bermain Play Therapy

Terapi Bermain
Bermain identik dengan anak-anak (dok.windhu) 

Bermain. Anak-anak sangat suka. Tertawa iang, berlari-larian, bertengkar tapi segera akur, tak kenal takut dan lelah untuk mencoba sesuatu.

Terkadang, seorang anak dapat 
mengimajinasikan dirinya mẹnjadi seorang superhero.

Beragam mainan seperti mobil-mobilan untuk anak laki-laki atau boneka untuk anak perempuan menemani hari-hari anak. 

Celotehan acapkali terdengar dari mulut kecil mereka. Bermain adalah dunia yang indah dan menyenangkan.

Pantas saja psikolog klinis Kay Redfield Jamisonk menyampaikan jika,"Children need the freedom and time to play. Play is not a luxury. Play is a necessity.” 

Bermain (dok.windhu) 

Ya, bermain itu merupakan kebutuhan anak. Tidak bisa ditawar lagi. Kebahagiaan anak akan semakin lengkap jika orang tua mau turut serta bermain dengan anak. 

Sayangnya, terkadang ada anak yang menarik diri dari teman-temannya, tidak percaya diri, ataupun mengalami depresi atau tertekan akibat peristiwa yang pernah dialaminya. 

Hal ini tentu saja terlihat pada perilaku anak. Ada anak yang di-bully, ada juga anak yang suka mem-bully temannya. Ada juga anak yang trauma akibat bencana alam, seperti Cianjur yang mengalami gempa bumi. 

Beragam pilihan mainan anak (dok.windhu)

Nah, anak-anak yang terganggu secara emosional atau terganggu mentalnya ini membutuhkan bantuan agar bisa kembali menjadi anak-anak yang kembali ceria sewajarnya.

Memiliki mental yang positif untuk melalui hari demi hari.
Seperti halnya dunia anak-anak yang identik dengan dunia bermain, terapi bermain atau play therapy bisa ditetapkan untuk anak-anak

Beragam pilihan kostum peran bermain (dok.windhu)

Mengenal Play Therapy

Play therapi adalah metode intervensi berdasarkan teori psikologi, baik secara preventif maupun rehabilitasi terhadap perkembangan kesehatan mental, emosi, dan perilaku anak-anak.
 
Melalui play therapy, anak-anak dapat berkomunikasi dengan cara bermain. Kemudian, bertahap anak bisa menjadi lebih tahu dirinya dan perlahan mulai bisa mengelola emosi dari apa yang dialaminya.
 
Pengalaman yang didapat dan perasaan yang muncul di dalam hatinya seiring waktu akan mengikis pengalaman pahit atau peristiwa.

Play of Therapy di Kayani House of Wellnes 

Special Time dan Pilihan Bermain

Mainan yang disediakan Kalyani House of Welkness di ruang bermain sangat banyak.
Tersusun rapi pada rak. Ada media pasir, meja untuk menggambar, dan kostum-kostum untuk bermain peran, seperti Cowboy dengan topinya atau jadi artis.
 
Anak yang masuk ke dalam ruang bermain punya waktu spesial (special time), sehingga dibebaskan untuk memilih jenis mainan dan peran karakter peran yang disukainya. Ingin menari pun boleh.
 
Tidak ada larangan. Tidak ada suruhan. Tidak ada tekanan. Semuanya dibebaskan sesuai keinginan anak. Namanya juga special time.
 
Seorang terapis hanya memperhatikan mainan yang diambil anak. Meskipun ruang bermain anak jadi berantakan pun, terapis tidak akan menegur anak. 

Menggambar dalam Play Therapy (dok.windhu)


Special time yang memang diberikan untuk anak.Dalam keseharian, hidup anak biasanya sudah dijadwal orang tua. 

Di ruang bermain, anak bebas memilih sesuai dengan pengalaman dan perasaannya.
Mainan yang ada di rak nggak cuma boneka cantik atau yang indah saja, ada juga yang cukup seram seperti ular berbagai jenis, peti mati, bahkan hantu.
 
Jika pilihan anak jatuh pada hal seperti ini, misalnya ular, kemungkinan bisa saja anak ini mengalami trauma.
Pilihan mainan memperlihatkan kondisi anak (dok.windhu)


Nah terapis akan memberikan penanganan yang tepat untuk anak sehingga anak merah relaks, terbuka, dan dapat menjadi lebih baik.
 
Pelayanan khusus Play Therapy ditujukan untuk anak-anak dari usia 4-12 tahun melalui terapi bermain. Anak akan dicari titik sebab permasalahan dan kemudian langkah penyelelesaiannya. 

Dengan Play Therapy, anak yang kurang percaya diri, kesulitan bergaul, bisa ditangani. Oh ya, Play Therapy bisa juga untuk penanganan dewasa.Satu kali kedatangan berdurasi 45 menit dengan jadwal seminggu sekali. Biasanya, Play Therapy berbentuk paket, seperti 12 sesi. 

Hammock 

Rujukan dan Ditangani Terapis Bersertifikasi

Untuk menjalani terapi bermain Play Therapy, harus  mendapatkan rujukan dari psikolog, klinik tumbuh kembang atau sekolah.

Terapis yang menangani harus terpercaya dan memiliki sertifikasi resmi. Laksmi Krishnawaty, founder dan terapis Play Therapy Kalyani House of Welllness mengatakan jika sertifikasi yang didapatkannya ada di bawah APAC ( Academy Of Play And  Child  Pshycoterapy). 




Akreditasinya langsung dari Leeds Beckeet University UK. Clinicalnya di bawah Play Therapy Indonesia sebagai lembaga perwakilan yantg bertanggung jawab karena diawasi oleh Professional Standard Authority.

Nah APAC/ play therapy International itu dikenal memiliki pakem dalam prakteknya. Prosedur-prosedur terapi  harus ditaati, tidak boleh dirombak atau dilewati seenaknya.



Ini perlu diperhatikan untuk menghindari  lembaga-lembaga  yang memberikan seminar atau training play therapist tapi tidak jelas

Lulusan Play Therapy harus praktek 100 jam . Alasannya  karena yang ditangani adalah  jiwa anak-anak. Dengan sendirinya, tidak boleh asal-asalan. Harus tepat dan tahu ilmunya.
 
 

Yoga Untuk Anak Special Needs

Nah itulah Play therapy yang merupakan produk brandnya Bermain Play Therapy. 
Pada lokasi yang sama, yakni Kalyani House of Wellness, juga terdapat Yoga untuk anak special needs, yang merupakan produk dari Kalyani. 

Dalam Spesial untuk anak berkebutuhan khusus (ABK), ada treatment. Yoga anak yang meliputi autisme Asperger ringan, ASD, dan Speech Delay.



Selain itu, ada konseling dan Divine Healing (meditasi, soundbathing, dan Art Therapi.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa buka instagram bermain_playstudio dan kalyani_house_of_wellness.
Bisa juga mendatangi lokasi di Ruko Kebayoran Bisnis Square Blok KQ/D17, Bintaro, Tangerang Selatan.





Komentar

  1. Wah menarik ini mengenal diri lewat play therapy kalau untuk anak berkebutuhan khusus kira2 mulai usia berapa ya bisa mulai therapynya ? apakah ada syarat tertentu?

    BalasHapus
  2. Sepertinya seru dan menarik sekali ya play therapy ini untuk anak-anak. Anak berkebutuhan khusus (ABK) juga bisa ya

    BalasHapus
  3. Seru banget kayaknya ya play therapy ini, apalagi secara kualitas tempatnya ga main-main, sampai sudah dapat akreditasinya langsung dari Leeds Beckeet University UK, keren dan pastinya terpercaya ya

    BalasHapus
  4. beneran lengkap banget terapi yang diberikan Kalyani House of Welkness dan pas untuk orang tua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan terapi yang tepat sesuai permasalahannya

    BalasHapus
  5. menarik banget nih ilmu baruu hihihi, seru yaaa belajar sambil bermain sih ini yaaa, bisa mengenal diri dengan play theraphy, mau infoin ke kakaku yang udah punya anak ah

    BalasHapus
  6. Beberapa pekan lalu aku sempet nyari tempat utk play theraphy gini untuk keponakanku yg speech delay, terapi bermain katanya lebih efektif untuk melatih kemampuan anak dgn cara yg menyenangkan

    BalasHapus
  7. Aku pikir play theraphy adalah sesuatu yang bisa kita lakukan sendiri di rumah. Ternyata ada pakem atau metode khusus. Sehingga, harus didampingi oleh ahlinya. Ini menarik sih. Cuma kadang nggak banyak orang tua yang memahami kebutuhan anak untuk Play Theraphy sih.

    BalasHapus
  8. Ada anak yang di-bully, ada anak yang mem-bully. Dua-duanya butuh terapi. Eh btw, kalau kemudian ditemukan si anak suka mem-bully karena pengaruh keluarganya (termasuk orangtuanya), apakah keluarganya juga akan diterapi?

    BalasHapus
  9. Anak2 yang memiliki kebutuhan khusus jadi punya tempat yang bagus untuk Play Therapy yang pastinya efektif untuk memaksimalkan kemampuan anak dengan baik

    BalasHapus
  10. Wah belajarnya si pengajar harus 100 jam ya, yang menurut daku sih bagus ini, karena biar matang dan qualified juga. Sehingga anak2 yg ke sana bisa mendapatkan pelatihan /terapi yg sesuai

    BalasHapus
  11. Terakhir belakangan ini segala hal yg terkait mentalitis jd lebih di highlight dan ruang play theraphy for children ini pun cukup menarik sebab sedari dini bisa di cari tau kegemaran dan keterampilan anak lebih condong kemana

    BalasHapus
  12. Pendekatan yang bagus nih, dengan bermain yaa.. jadi anak tetap merasa nyaman dan tidak merasa kalau sedang diterapi. Semoga dengan play therapy ini anak-anak bisa kembali membaik kondisi psikisnya, makin bahagia dan bisa merasa nyaman lagi ketika berada di tengah-tengah teman-temannya.

    BalasHapus
  13. Menurutku play terapi ini termasuk unik ya. Penanganan masalah psikologis dengan cara yang menyenangkan. Pasien atau anak pasti akan bahagia, gak merasa sedang diobati ya

    BalasHapus
  14. Asik ya ada tempat therapy di daerah Bintaro. Terjangkau.

    BalasHapus
  15. Menarik banget yah Kak play therapy ini buat anak2, apakah bisa yang berketubuhan khusus juga?

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Pilihan Lipstik untuk Bibir Hitam saat ini beragam. D'Flora, hadir dengan kandungan Jojoba dan vitamin yang membuat bibir terlihat menarik dan sehat. (dok.windhu) Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuan   saya   mengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari.  “Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,   kakak sudah tidak suka. Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya. Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir g

Beraktivitas Fisik, Periksa Kesehatan Rutin, Konsumsi Buah dan Sayur, Untuk Sehat dan Cegah Penyakit Tidak Menular

Melakukan aktivitas fisik, selama 30 menit sehari sangat penting untuk mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini prevalensinya meningkat, yakni Kanker, Stroke, Ginal Kronis, Hipertensi, Diabets Melitus (foto: windhu)  Mendengar kata kanker, yang terbayang langsung adalah seketika ngeri. Tahu kenapa? Meski tergolong kategori Penyakit Tidak Menular (PTM), menderita penyakit  ini bisa  berakhir dengan kematian. Datangnya seringkali tidak diketahui. Menghindari faktor risiko dengan pola hidup sehat menjadi jawaban untuk mencegahnya . Mbak, kenapa  sekarang banyak orang yang kena kanker?  Tiba-tiba pertanyaan itu muncul dari Ega, adik bungsu, saat melakukan percakapan dalam grup whatsapp keluarga.   Adik saya itu tampaknya sedang sedih menerima kenyataan beberapa   teman kantornya terkena sakit kanker. Bahkan ada yang meninggal dunia di usia yang belum memasuki usia 50 tahun dan masih memiliki anak yang masih usia sekolah dasar. “Sepertinya kanker mewabah.

PopBox, Solusi Anti Repot Untuk Kirim, Titip, dan Ambil Barang via Loker

Pernah lihat lemari loker seperti ini? Smart locker yang disebut PopBox saat ini berjumlah 300 buah, yang tersebar di pusat perbelanjaan, apartemen, spbu, dan perkantoran, fungsinya untuk kirim, titip, dan ambil barang (dok.windhu) Waktu mulai merambat sore. Sudah memasuki pukul 17.00.   Saya memandang ke bawah dari balik kaca di lantai 11 Ciputra World, Lotte Avenue, Jl. Dr Satrio, Jakarta Selatan. Jalan terlihat dipadati mobil dan motor yang bergerak sangat lambat, termasuk di jalan layang. Cuaca pun berubah gelap   pertanda sebentar lagi hujan.     “Dilihat dari atas, mobil-mobil banyak ini seperti mainan, ya?” kata Sasi, salah seorang pengusaha batik muda asal Semarang, Jawa Tengah, yang ikut berpameran di ajang pertemuan perempuan yang diselenggarakan selama dua hari, yang saya ikuti. PopBox yang ada di pusat perbelanjaan Lotte Shopping Avenue (dok.windhu) Saya tersenyum. Kelihatannya begitu kalau dilihat. Mobil jelas terlihat kecil dan menari