Langsung ke konten utama

Saat Selebriti Bertanding Sepak Bola dengan Para Blogger


Pertandingan sepak bola  ersahabatan antara Celebrity FC dan Blogger United di Lapangan Pertamina, Simprug, Jakarta, Minggu 1 Juli 2018 (dok.windhu)


SORAK sorai langsung  terdengar saat Judika Sihotang, kapten kesebelasan Celebrity FC melesakkan bola ke gawang Blogger United. Bola dengan sukses menggelincir  jauh dari jangkauan kiper di lapangan Pertamina Simprug Kebayoran Lama, Jakarta, Minggu siang 1 Juli 2018.

Gerakan lincah penyanyi  jebolan Indonesia Idol itu, memberikan keunggulan telak buat para selebriti, yang mayoritas didominasi para artis. Gol  terakhir yang tercipta itu terjadi pada menit-menit terakhir babak kedua. Tak lama setelah itu, wasit meniup peluit yang menyudahi pertandingan persahabatan antara Celebrity FC dan Blogger United.


Judika menyumbangkan dua gol sehingga tim Celebrity FC menang atas Blogger United 4-1 (dok.windhu)

Itulah gol kedua Judika, yang membawa Celebrity FC meraih kemenangan, yang sudah tidak mungkin lagi terkejar oleh tim Blogger United. Angka 4-1 menuntaskan pertandingan yang sudah sejak dari awal berjalan tak seimbang.

Sejak babak pertama, tim Celebrity FC sudah menguasai jalan pertandingan. Berulang kali tim yang anggotanya antara lain presenter olahraga Darius Sinathrya, penyanyi Judika,  penyanyi Delon, pesinetron Vicky Nitinegoro, mantan pesepakbola Vennard Hutabarat, membuat repot barisan pertahanan tim Blogger United yang memang sudah rapuh.

Tim Celebrity FC (dok.windu)
Tim Blogger United (dok.windhu)

Gawang Celebrity FC dengan kiper Peter van Zyl, Direktur Allianz Utama Indonesia, jarang sekali mendapatkan serangan dari tim Blogger United yang antara lain diisi jajaran pemain Zulfikar Akbar, Satto Raji, Harris Maulana, Pilo Polly. Untungnya, tim Blogger United masih mampu menciptakan sebuah gol untuk mempertipis kekalahan.

Darius Menyedot Perhatian
Meski tak berhasil menang, tidak ada raut kecewa dari wajah anggota Blogger United yang mengenakan kostum cerah warna hijau muda. Pertandingan yang dilakukan memang persahabatan, mendukung damai. Jadi, semata-mata sebagai sajian hiburan bagi para penonton.


Darius yang menyita perhatian (dok.windu)

Tak ada seleksi peserta. Batasan usia, tinggi, dan bentuk tubuh tidaklah menjadi ukuran. Kemauan ikut berperan serta menjadi bentuk apresiasi yang mampu memeriahkan suguhan pertandingan sepak bola persahabatan.

Meski begitu, tetap ada hikmah yang bisa dipetik dari ketangguhan tim Celebrity FC yang memang rutin berlatih sehingga bisa lebih berpenampilan prima. Sementara tim Blogger United yang terbentuk dalam waktu singkat, stamina pemainnya lebih mudah lelah, sehingga lebih cepat terjadi beberapa kali pergantian pemain.

Apapun haslnya, pertandingan persahabatan Celebrity FC dan Blogger United itu sukses menambah keseruan di sore hari, setelah para peserta Allianz Junior Football Camp 2018 menjalani seleksi AJFC di lapangan rumput yang sama.

Kedua tim menampilkan perandingan terbaik. (dok.windu)
Dalam pertandingan persahabatan yang digelar, semua senang. Baik peserta dari dua kesebelasan yang bertanding, maupun para penonton.  Presenter sepak Bola Darius Sinathrya menjadi magnet yang mengundang decak kagum penonton.

Bukan saja karena mampu menyumbang sebuah gol. Dalam balutan jersey tim Celebrity FC berwarna biru, Darius terlihat paling tinggi dibandingkan para pemain lainnya. Selain juga berwajah tampan dan berstamina oke, sehingga menyedot  perhatian tak hanya kaum hawa yang ingin sekali berfoto-foto.


Meski tak menang, tim Blogger United tetap gembira foto-foto (dok.windu)

Munich dan Bangkok
Dua kota di luar negeri, yakni Munich Jerman dan Bangkok Thailand  adalah dua kota impian para peserta seleksi AJFC 2018. Namun, hanya dipilih 9 anak bertalenta di bidang sepak bola yang berasal dari Jakarta (5 orang) dan Medan (4 orang).

Kelima anak berbakat dari Jakarta yang terpilih, yakni Nadhif Girasta Kosasih, Ricko Ridho Fergiantoro Kalnash, Naufal Yahya, Naufal Alam dan Muhammad Arofah Febriyanto.


Lima pesepak bola yunior asal Jakarta yang lolos seleksi AJFC 2018

Nantinya dari jumlah sembilan anak, sebanyak dua anak yang meraih nilai voting tertinggi, pada tanggal 9 Juli 2018 akan dikirim ke Munich pada tanggal 27-31 Agustus 2018. Sisanya sebanyak tujuh anak akan dikirim menjalani camp di Bangkok Thailand, pada tanggal 16- 19 Juli 2018.


Kesembilan remaja berbakat di sepak bola ini adalah yang terbaik dari banyaknya calon pserta. Pada tahun 2018 ini, sebanyak 2.386 remaja mendaftarkan diri dalam program AJFC 2018 untuk mengikuti proses seleksi awal, yang kemudian disaring menjadi 405 remaja dan dikerucutkan lagi menjadi 9 remaja. 

Semoga saja bibit-bibit terpilih ini akan menjadi tunas sepak bola Indonesia di masa depan, yang memiliki keahlian dan karakter baik, yang bisa mengharumkan nama persepakbolaan Indonesia di pentas dunia.

Komentar

  1. banyak juga yang baca. semangat windhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat...? Pasti dong.... Terima kasih, ya...

      Hapus
  2. Wah menambah bibit baru dipersepakbolaan. Btw blogger united boleh juga tuh dikembangkan 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakbola dicintai semua kalangan, termasuk selebriti dan blogger united, yang masih harus terus dikembangkan :)

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

Mbak Yani dan Kanker Leher Rahim Stadium 3 B-nya...

HARI  masih pagi. Masih belum pukul 6.00 tapi perempuan itu sudah bersiap-siap. Beranjak untuk segera membersihkan tubuh. Bersiap untuk mandi. Berpakaian yang baik dan sedikit berpupur bedak tipis. Menyantap sedikit makanan yang disediakan agar perut tidak kosong meskipun harus diiringi rasa mual.
“Sudah siap-siap, mbak?” sapa saya.
Perempuan  bertubuh kurus itu tersenyum  manis. Dia hanya tinggal menunggu adik perempuannya yang akan menemaninya.
Kamis 4 Februari 2016 ini, pada pekan ini,  adalah jadwalnya untuk kembali  menjalani transfusi darah di RS Kanker Dharmais, Jl S Parman, Slipi. Upaya penambahan darah itu sangat dibutuhkan perempuan ini untuk memperpanjang kelangsungan hidupnya. 
Pekan lalu, Mbak Yani menghabiskan suplai  tiga kantung darah. Harus ada yang terganti dari keluarnya pendarahan yang terus menerus dari bagian kewanitaan yang  ada di tubuhnya. Pendarahan yang selalu Pendarahan yang harus memaksanya selalu memakai pembalut.
Pendarahan yang secara p…

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuansayamengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari. 
“Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,kakak sudah tidak suka.
Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya.
Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir gelap, ataupun kusam dan kering tidak jarang mengganggu penampilan sehari-hari. Ujung-ujungnya, penampilan yang tidak oke ini juga akan mengurangi rasa percaya diri saat sedang berkumpul dengan banyak o…

Minggu Pagi di Aksi #TolakPenyalahgunaanObat Car Free Day

MATA saya menatap kemasan kotak bertuliskan Dextromethorphan yang ada di meja BPOM. Di atas meja itu terdapat sejumlah obat-obatan lain bertuliskan warning, yang berarti peringatan. Ingin tahu saya memegangnya. Membaca kotak luar kemasan obat itu.
 “Ini obat apa?” tanya saya.
Adi, petugas BPOM itu memperlihatkan isi kotak kemasan. Menurutnya, obat Dextromethorpan sudah ditarik dari pasaran. Sudah tidak digunakan lagi karena dapat disalahgunakan oleh pemakainya.
Dextromethorpan yang di kotak kemasannya tertera generik dan terdiri dari 10 blister ini masuk dalam kategori daftar G. Banyak yang menyalahgunakannya untuk mendapatkan efek melayang (fly).

Fly? Pikiran saya langsung teringat kepada peristiwa penyalahgunaan obat yang menghebohkan negeri ini satu bulan lalu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Korbannya yang anak-anak masih pelajar dan mahasiswa ini.
Pertengahan September 2017, semua terkaget-kaget dengan kabar yang langsung menjadi topik pembicaraan dimana-mana. Meluas dari satu grup wa k…