Langsung ke konten utama

Cofi Si Juki, Kafe Karakter Komik Si Juki Hadir Temani Belanja Buku Buku Gramedia



Tahu Si Juki? Buat pecinta komik, pasti akan mengangguk. Si Juki karakter fiksi karya Faza Meonk yang sangat populer dalam bentuk komik, game, dan animasi meuncurkann bentuk dan tema terbarunya Jika sebelumnya, Si Juki selalu menghadirkan kolaborasi dengan dunia komik atau animasi, kali ini beda. Juki hadir di dunia nyata dalam sebuah kafe tematik COFIxSiJuki.

Cofi sendiri merupakan lini bisnis baru dari Group  of Retail Publishing (GoRP) Kompas Gramedia di bidang kuliner, yang mebidik segmen anak muda hingga dewasa. Pertama kali dibuka di Gramedia World Palembang pada 27 Oktober 2019. Hingga saat ini COFI sudah bisa dijumpai di Gramedia Matraman, Gramedia World Karawang, Gramedia World Palembang, dan Gedung Kompas Gramdia Palmerah Barat.

Di akhir tahun 2019 ini, COFI mencoba sesuatu yang baru dengan berkolaborasi dengan salah satu karakter komik dan animiasi yang sangat populer di Indonesia Si Juki . COFI ingin menyajikan sesuatu yang berbeda kepada pengunjung dengan cara unik, yakni menghadirkan kafe tematik.

Linda Kristinawati, Manajer Cofi mengatakan, persaingan bisnis di coffe shop sangat ketat. Karena itulah, menghadirkan yang berbeda dan baru dengan membuat kafe tematik hingga 3 bulan ke depan.

Kafe  tematik COFIxSi uki ini akan ada di 3 gerai, yaitu COFI Matraman, COFI Karawang, dan Cofi Palmerah Barat. Ketiga kafe tersebut dihias dengan  karakter Si Juki. Bahkan, tidak terbatas pada dekorasi, kolaborasi juga menghadirkan menu baru. Selain itu , ada merchandhise yang hanya bisa didapatkan selama tema berlangsung.

Untuk diketahui, di dunia sudah banyak cafe yang berkolaborasi dengan karakter fiksi. Misalnya Cafe One Pierce. Namun, di Indonesia, kafe kolaborasi denga karakter fiksi menjadi yang pertama kali dilakukan.

Faza Meonk, kreator Si Juki menyampaikan, saat ke luar negeri sering mendatangi kafe tematik yang berkolaborasi dengan berkolaborasi dengan berbagai karakter IP.  Darisana, Faza terinspirasi untuk melakukan halserupa dengan berkolaborasi Si Juki dan COFI.

Pihak yang memprakarsai ide ini adalah Elex Media sebagai publishing yang menerbitkan komik Si Juki. Pionocon yang memegang lisensi si Juki, dan PT Gerai Adicipta internasional yang memiliki brand Cofi.

Kedepannya, diharapkan model kerjasama IP (Intellectual Property) dengan gerai F&B bisa berkembang. Tentu saja, akan semakin mendukung pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. 

Komentar

  1. Wah walau cuma ada di komik . tokoh juki terasa hidup dan bisa ngopi bareng juki

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuansayamengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari. 
“Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,kakak sudah tidak suka.
Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya.
Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir gelap, ataupun kusam dan kering tidak jarang mengganggu penampilan sehari-hari. Ujung-ujungnya, penampilan yang tidak oke ini juga akan mengurangi rasa percaya diri saat sedang berkumpul dengan banyak o…

Minggu Pagi di Aksi #TolakPenyalahgunaanObat Car Free Day

MATA saya menatap kemasan kotak bertuliskan Dextromethorphan yang ada di meja BPOM. Di atas meja itu terdapat sejumlah obat-obatan lain bertuliskan warning, yang berarti peringatan. Ingin tahu saya memegangnya. Membaca kotak luar kemasan obat itu.
 “Ini obat apa?” tanya saya.
Adi, petugas BPOM itu memperlihatkan isi kotak kemasan. Menurutnya, obat Dextromethorpan sudah ditarik dari pasaran. Sudah tidak digunakan lagi karena dapat disalahgunakan oleh pemakainya.
Dextromethorpan yang di kotak kemasannya tertera generik dan terdiri dari 10 blister ini masuk dalam kategori daftar G. Banyak yang menyalahgunakannya untuk mendapatkan efek melayang (fly).

Fly? Pikiran saya langsung teringat kepada peristiwa penyalahgunaan obat yang menghebohkan negeri ini satu bulan lalu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Korbannya yang anak-anak masih pelajar dan mahasiswa ini.
Pertengahan September 2017, semua terkaget-kaget dengan kabar yang langsung menjadi topik pembicaraan dimana-mana. Meluas dari satu grup wa k…

Go-Box, Solusi Pindahan Nggak Pakai Repot

SENYUM mengembang dari wajah Ani, saat sudah pasti akan segera pindah rumah. Maklum, menjadi kontraktor alias orang yang mengontrak selama ini cukup melelahkan. Mimpi tinggal secara tenang di rumah milik sendiri menjadi kenyataan. Di rumah baru, segala sesuatunya pasti lebih tenang. Apalagi setelah menikah 5 tahun.
Memang, bukanlah rumah besar. Punya dua kamar tidur, dengan ruang tamu, ruang makan, dapur, dan kamar mandi. Sedikit halaman kecil buat menanam tumbuhan ataupun bunga. Sudah pasti membahagiakan.  
Lokasi rumah baru di wilayah Gunung Putri, Bogor. Selama ini, tinggal di Pluit, pada lokasi cukup padat dan nyaris tidak memiliki halaman. Ah, betapa menyenangkan, pikir Ani.
Segera, semua barang yang ada di rumah pun dikemas. Packing ini dan itu. Tidak ada yang boleh tertinggal karena sebenarnya tidak banyak juga barang yang dibeli. Pertimbangannya saat itu, khawatir repot jika akan pindahan ke suatu tempat. Jadi yang penting-penting saja dan betul-betul bisa menunjang hidup sehari…