Langsung ke konten utama

Ade Rai : Sehat itu Mahal !


 
Penampilan Ade Rai yang Memikat di sebuah seminar di Kemayoran 


SEHATKAH tubuh Anda  saat ini? Kalau ya, berarti Anda beruntung  karena Sehat adalah harta paling mahal harganya yang tidak bisa diganti dengan apa pun. Sayangnya, rutinitas untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga terkadang sering terabaikan. Padahal untuk memperoleh sehat setelah jatuh sakit, biaya dan upaya yang harus dilakukan jauh lebih mahal.

Ade Rai, professional  binaraga Indonesia bernama lengkap I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai   sangat menekankan pentingnya untuk menjaga kesehatan bagi setiap dalam kehidupan sehari-hari.  Hal ini disampaikan Ade saat menjadi salah satu pembicara seminar Mission I’m Possible, Inspire Indonesia Conference (IIC), beberapa waktu lalu. Menurutnya, sehat itu tidak menarik ketika masih memiliki kesehatan. Sehat menjadi begitu menarik ketika sudah tidak dimiliki tubuh.

“Saat sehat tidak dimiliki maka menjadi susah dan mahal,” ujar Ade, yang saat ini kerap tampil dalam acara talkshow mengampanyekan sehat.

Untuk mencari ‘sehat’ orang yang sudah terkena suatu penyakit umumnya rela menghabiskan berapa pun uang yang dimilikinya. Meskipun mahal hingga ratusan juta pun, siapa pun akan bersedia mengeluarkannya.

“Mendapatkan sehat selagi masih sehat menjadi mudah dan murah.Aktivitas paling konsumtif adalah aktivitas untuk membeli sehat,” kata Ade.

Menurut Ade, Jadi siapa pun yang saat ini tubuhnya sehat adalah manusia beruntung karena memiliki kekayaan sehat mencapai ratusan juta rupiah, yang tidak dimiliki orang tidak sehat. Setiap orang selalu ingin sehat karena akan memiliki banyak energi untuk melakukan suatu hal.

Ade menyampaikan sehat itu sangat berkaitan dengan tubuh, emosi,pikiran, dan energi.  Dalam menjaga kesehatan, juga harus memperhatikan komposisi tubuh manusia yang antara lain terdiri atas 72 % air dan  12 % tanah.

Ade  mengungkapkan  10 rahasia untuk sukses mencapai sehat, terinspirasi Wayne Dyer, inspirator Amerika Serikat,  yaitu
  1. Open to everything, attach to nothing
  2. Don’t die with music still in you
  3. No justified resentment
  4. You can not give away what you don’t have, you can only give away what you have
  5. Acting as if you are already you intend to be
  6. Give up your personal history
  7. Embrace your divinity
  8. You cannot solve aproblem with the same mind that created it
  9. Embrace Silence
  10. Wisdom is avoiding weakening thoughts


Ade Rai saat tengah memberikan presentasi mengenai cara meraih sukses sehat


ADE menambahkan,  sebagai manusia, hal lain yang perlu diperhatikan adalah dengan memperhatikan unsur mulut ( dapat sebagai penyebab kesehatan dan kesakitan), unsur gerak (manusia mahluk yang harus bergerak ), dan unsur istirahat (kebutuhan waktu istirahat). Ketiga unsur ini bersumber pada unsur akar (pikiran sehat dan kuat).
Seandainya harus melakukan diet,  kata Ade, diet yang baik adalah diet yang tidak menimbulkan kebosanan, tidak menimbulkan kelaparan, dan tidak menimbulkan kelesuan.

Ade Rai, setelah pensiun sebagai atlet binaraga,  saat ini  aktif  mengisi talkshow untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan dan fitness, menerbitkan buku dan majalah. Selain itu, Ade juga mengelola  bisnis terkait dunia fitness seperti  gym, penjualan produk suplemen, dan institusi program pelatihan sertifikasi untuk para professional di bidang fitness . (#windhu)


Artikel juga dapat dibaca di sini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

Mengagumi Indonesia Melalui Pameran Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan RI Senandung Ibu Pertiwi

Wow ! Sebuah lukisan Perkawinan Adat Rusia yang tampak megah dan berukuran sangat besar langsung memikat mata, saat langkah kaki baru memasuki gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta, untuk melihat pameran koleksi lukisan Istana Kepresidenan berjudul Senandung Ibu Pertiwi, Minggu 27 Agustus 2017.
Meski bukanlah karya asli pelukis Rusia Konstantin Yegorovich Makovsky yang dibuat tahun 1881 dan hanya ditampilkan melalui LED, dalam pameran yang diselenggarakan untuk umum 2-30 Agustus 2017, lukisan itu seakan menyapa saya dan setiap pengunjung yang baru datang. Posisinya berada di sebelah kiri pintu masuk ruangan paling depan galeri nasional.
Karya asli abad ke-19 dengan ukuran 295 cm x  450 cm yang ditaksir bernilai sekitar Rp.18 Miliar itu sudah sangat tua, sehingga tak bisa dipindahkan dari Istana Bogor.



Untunglah, saya bisa datang tidak kesorean. Jelang siang, pengunjung Galeri Nasional semakin banyak. Saya memandang cap bertuliskan Senandung Ibu Perti…

Menyantap Martabak yang Bikin Bahagia di Martabak Factory

Potongan martabak itu langsung lumat di dalam mulut. Manisnya langsung menguasai dan larut. Seulas senyum kemudian muncul di wajah Melinda, perempuan manis berkerudung itu. Masih ada sisa martabak di piring yang sedang dipegang. Seakan tak ingin berhenti untuk segera menghabiskannya.
“Martabaknya Enak. Green tea-nya terasa,” ujarnya.
Saya pun mengangguk-angguk. Sepotong green tea martabak dari piring yang sama, juga baru saja masuk ke dalam mulut saya. Kami pun tertawa. Sesimpel itu tawa terlepas di Martabak Factory.


Saya jadi ingat tulisan besar berlatar warna ungu yang ada di dinding lantai dasar kafe. Money can’t buy happines, but it can buy Martabak which is pretty much the same thing.
Betul juga, pikir saya. Bahagia itu sederhana. Uang pun tidak bisa membelinya.  Namun lewat martabak yang dibeli pakai uang, bahagia bisa datang. Setidaknya lewat rasa manis yang menyatu  dalam mulut.  
Apalagi bila disantap bersama teman-teman. Martabak, kuliner yang sangat populer di Indonesia ini mem…