Langsung ke konten utama

Sensasi Petualangan Wisata Air Nuansa Alam Afrika di Transera Waterpark


Transera Waterpark Kota Harapan Indah Bekasi, yang menawarkan 23 wahana (dokpri)

Bila penat dengan rutinitas, ingin melepaskan kejenuhan, ataupun mencari hiburan yang menyenangkan bersama teman dan keluarga saat liburan, melewati hari dengan rekreasi wisata air bisa jadi pilihan.

Jangan khawatir,nggak perlu pergi ke tempat yang jauh-jauh seperti ke pantai, laut, atau mengunjungi air terjun untuk berbasah-basah main air. Cukuplah datang ke sebuah waterpark. Sebuah kolam renang luas yang lengkap dengan berbagai wahana permainan air yang seru.  Penuh dengan tantangan memacu adrenalin.

Transera waterpark berada di dalam kawasan Kota Harapan Indah, Bekasi (dokpri)

Itu pula yang terasa saat saya bersama teman-teman ke Transera Waterpark, yang terletak di Kota Harapan Indah, Bekasi, akhir April lalu. Berekreasi tempat ini ternyata memberikan keseruan berbeda.

Rasa ingin tahu yang tinggi telah mengantarkan langkah kaki dari Jakarta Barat hingga ke Transera Waterpark untuk yang pertama kalinya! Jarak tempuh yang cukup lumayan. Lebih dari dua jam. Jadi, saya ingin mendapatkan hal-hal baru yang belum saya temukan di waterpark yang ada di Jakarta.

Lambang ini yang selalu ada di Transera 
Tepatnya, penasaran dengan  waterpark yang menyebutkan punya 23 wahana air, yang dirancang khusus sebagai taman rekreasi air dan taman bermain kelas dunia dengan konsep nuansa alam Afrika.

Wow, suatu hal yang beda. Saya belum pernah kesana !


Tiketing Mesin yang berjajar dan serupa ATM (dokpri)

Untunglah, memenuhi rasa penasaran ke lokasi Transera terbantu dengan kemudahan sarana transportasi yang ada. Naik kendaraan pribadi bisa, naik kendaraan online bisa, ataupun naik kendaraan umum pun sampai.

Buat  orang Jakarta, menuju tempat ini tak sulit. Bisa naik kendaraan Trans Jakarta dengan transit di halte ASMI dan kemudian naik yang langsung menuju Kota Harapan Indah. Ini yang saya suka. Tidak perlu berganti-ganti kendaraan umum. Setelah itu disambung dengan sebuah shuttle bus atau ojek online.


Setelah punya gelang, melewati pintu ini untuk memulaki petualangan (dokpri)

Hup,saat tiba di depan gedung Transera Waterpark, saya tertegun. Ada patung yang menyapa. Halaman parkir yang cukup luas. Iringan lagu Ayo ke Transera mengalun. Hmm, luas juga halaman parkir yang tersedia. 

Sebelum memulai petualangan air, tentu saja harus membeli tiket. Jejeran
mesin ticketing yang disebut TTM (Transera Ticketing Machine).  Pengunjung harus bertransaksi seperti menggunakan mesin ATM, untuk mendapatkan gelang Smart Tag Transera.
Bagian Kasir Transera (dopkpri)

Memakai gelang itu, pengunjung bisa mengakses pintuk masuk dan pintu keluar, melakukan transaksi penyewaan loker, ban, gazebo, dan pembelian makanan dan minuman. 

Smart card ini dapat diisi di loket dengan senilai uang untuk melakukan transaksi dan dapat diisi ulang kembali.Tapi lebih baik, pembelian dilakukan secara online satu hari sebelumnya karena harganya lebih murah


Hiasan lampion warna-warni (dokpri)

 Baiklah, pertualangan wisata air dimulai !

Memasuki area Transera Waterpark yang memiliki luas 6, 3 hektar  ini, rasa senang mulai timbul dengan warna-wani yang ada. Banyak sekali pilihan permainan air untuk pengunjung. Ada yang berbasah-basah ria alias waterpark dan ada yang tetap kering (dry park). Semuanya sama-sama menarik.

Pandangan mata saya langsung tertuju ke arah permainan air basah-basahan. Walau siang beranjak panas, justru semakin banyak pengunjung yang datang. Semua sekaan tidak peduli. Ahai, berendam di air saat terik justru menyenangkan bukan? Panas justru tidak berasa.


Penujuk arah yang memudahkan pengunjung mencari wahana permainan (dokpri)

Apalagi kalau sudah bertemu dengan teman-teman. Lupa deh dengan sinar panas matahari bisa bikin gosong. Oh, ya tentunya jangan lupa untuk persiapkan sunblock.  Sayang soalnya jika tidak berkeliling, mencoba, dan merasakan nuansa konsep nuansa alam Afrika yang ditawarkan. 

Selain bermain-main air, ada beberapa tempat asyik alias spot untuk berfoto-foto. Nggak perlu takut nyasar di wahana yang luas ini. Banyak penunjuk arah menuju ke suatu wahana. 


Peta wahana Transera Waterpark (www.transerawaterpark.co.id)

Oh ya, jangan lupa untuk lihat peta permainan atau brosur yang ada agar tidak ada wahana yang ketinggalan untuk dicoba. Siapa di sela-sela permainan, ingin beristirahat sejenak untuk makan ataupun ke toilet.

Bila mau, bisa juga menyewa gazebo-gazebo yang memang disediakan.Untuk weekdays Rp 150.000, sedangkan untuk weekend Rp175.000 per Gazebo.  Cocok buat keluarga leyeh-leyeh sebentar istirahat dari wahana satu ke wahana lainnya. Kalaupun tidak, ya tidak apa-apa. Cukup duduk-duduk di kursi yang ada di sekitar wahana.


Tempat untuk menyewa ban (dokpri)


Gazebo yang disediakan buat para pengunjung (dokpri)

Sewa single atau double ban biar tambah seru!

Selain itu, kalau di area waterpark, jangan ragu menyewa single atau double ban akan lebih asyik. Pasti terpakai di seluruh permainan air yang ada. Baju ataupun barang yang dibawa bisa disimpan di locker-locker yang sudah disediakan.


Nah, di Transera waterpark, wahana berbasah-basah yang bisa kalian nikmati, adalah :



Air tumpah dari ember raksasa (dokpri)

Seorang ibu menikmati aliran air di punggungnya (dokpri)

Turkana Pool

Byur..! Ember raksasa menumpahkan airnya ke dalam kolam yang berkedalaman sekitar 30-50 cm. Tersiram air, anak-anak justru tertawa senang. Sejumlah orang tua menemani anaknya di dalam kolam. Beberapa permainan air ada di kolam yang ditujukan untuk anak-anak ini. Ada seluncuran, kincir air, dan  ember raksasa semuanya warna-warni.

 Ah senangnya. Nggak salah jika membawa anak-anak kesini. Orang dewasa pun banyak yang berdiri menunggu tumpahan air, lho!


Mengikuti arus, gunakan ban lewati sungai terkenal di Afrika (dokpri)
Menikmati permainan air (dokpri)

Zambesi River

Kolam arus ini berkelok-kelok. Sesuai sih, dengan namanya Zambesi River alias Sungai Zambesi yang katanya terkenal di Afrika. Sepanjang sungai yang memiliki lebar 380 cm dengan panjang 333 meter ini, dengan menaiki ban single atau double, cukup mengikuti aliran arus air.


Apapun posisinya dengn ban berdua atau sendiri tetap asyik di Zambesi River (dokpri)

Sambil melintasi, bisa melihat patung-patung berjejer. Ya, bernuansa alam Afrika, patung-patung itu menceritakan kisah petualangan seorang pemuda mencari pedang sakti. 
Tujuannya, untuk menyingkirkan penyihir yang telah membuat kekacauan desa.

Hahaha, inilah yang disuka. Ternyata sambil berbasah-basah dan menikmati kecipak airnya pun, masih bisa menikmati sebuah kisah yang menarik. 

Empat slide warna-warni yang menantang (transera.co,id)

Mosi Oa Tunya

Empat slides  warna warni berbentuk gelombang yang diatur sejajar ini menarik hati. Nggak cuma dewasa yang ingin mencoba. Boldi, anak mbak Indah merasa bosan di kolam anak-anak pun penasaran ingin tahu. 

Ya, di tempat ini, kalau datang teman-teman,  bisa lomba adu cepat. Siapa yang lebih dulu sampai ke lintasan jadi pemenangnya. Tentunya, sambil tetap tersiram air. Perosotan yang asyik.


Golwepool dengan sensasi ombaknya (dokpri)

Golwe Pool

Kalau ingin berayun-ayun di atas gelombang, wahana Golwe Pool bisa jadi pilihan. Berada di atas ban yang  terombang-ambing ombak buatan bersama ratusan ban lainnya itu, sesuatu banget. Kolam yang luas ini ombakya bergelombang setiap 15 menit sekali setiap satu jam. Asyiknya, bisa langsung melihat langsung ke arah panggung jika sedang ada pertunjukan menarik. 


Ketinggian Cango Slider dan Crazy Cone Dua wahana yang memacu adrenalin. (dokpri)

Meluncur keluar dari Crazy Cone (dokpri)

Crazy Cone

Inilah wahana yang sangat memacu adrenalin. Sensasi yang luar biasa muncul saat berada di ketinggian 14 meter dan meluncur penuh keseruan dengan menggunakan single atau double ban. Di luncuran wahana satu-satunya di Indonesia, siapa pun yang berani mencoba akan melalui panjang lintasan 30 meter dan melewati 3 corong raksasa sebelum sampai ke landasan yang terbuka. Kebayang, kan bisa teriak-teriak sepuasnya disitu. Seru!




Cango Slide
Ini juga wahana waterpark yang nggak kalah seru. Berbentuk spiral yang bisa menguji adrenalin. Ada dua pilihan buat yang mencobanya, yakni Congo Terbuka dan Congo Tertutup. Tapi, kalau kata saya, jika mau ambil foto saat meluncur menuju kolam, enak Congo yang terbuka. Disini juga bisa teriak sebelum byur, menyentuh air kolam.

Nah itu dia permainan basah-basahan yang menyenangkan di Transera Waterpark. Cuma itu? Tenang, ada dry park. Tapi, sebelum ke dry park, bilas diri dulu ya...



Anak-anak membasuh diri di shower pinggiran Turkana Pool (dokpri)

Wahana Dry park, apa saja ya?


Meluncur di serat fiber dari ketinggian (dokpri)

Tangalooma

Menaiki tangga ke atas, berjajar bersama teman-teman menggunakan ban di atas ketinggian wahana seluncur sepanjang 40 cm, membuat hari tambah seru. Saat satu persatu ban turun meluncur dengan kecepatan tinggi di atas serat fiber, pastinya ada was-was.  

Lega itu, jika sudah sampai bawah tanpa terjungkal dan takut licin terlewati. Ternyata memang sampai bawah baik-baik saja, seakan melintas di karpet basah yang sedikit memercikkan air.

Obus alias rumah-rumahan suku Afrika (dokpri)
Obus

Obus alias rumah tradisional Suku Afrika yang berupa rumah pohon ini cukup menarik. Bisa buat foto-foto menyenangkan. Cocok banget buat orang tua yang ingin menemani dan mengawasi anaknya bermain-main disini. Hitung-hitung meningkatkan motorik anak  

Anak yang lincah dan aktif pasti senang karena bisa naik turun tangga dari sejumlah rumah dan undakan yang ada. 

Saya sih suka dengan taman lalu lintas yang ada di sekitarnya. Yea, meskipun bermain-main tetap harus ada unsur edukasi yang masuk. Itu lebih mudah buat belajar anak.. 

Anak-anak belajar mengenai marka jalan (dokpri)

Rambu-rambu lalulintas (dokpri)

Gari Gari

Bersama teman ataupun keluarga, nggak ada salahnya mencoba permainan bumper cars di atas air. Seru-seruan. Kalau mobilnya bertabrakan pun, tak akan cedera karena aman, Malahan bisa tertawa kalau itu terjadi


Bumper car Gari-Gari (dokpri)

Naik bumper cars disini unik karena ada tata cahaya keren. Mobilnya memancarkan warna dari lampunya.  Selain itu, ada grafis pada dinding yang belum pernah saya temukan di tempat lain. Eits, kalau disini badan harus kering dan sudah berpakaian rapi, ya...

Wahana bumper boat (dokpri)

Perang air dengan menggunakan bumper boats di Ducky Dunks (dokpri)

Ducky Dunks

Seseruan dengan menggunakan bumper boats bisa dirasakan di area kolam Ducky Dunks. Haha, bersaama teman yang menggunakan boat lain bisa berperang air dengan menggunakan tembakan air yang terpasang di bagian depan perahu. Ayo, lepaskan tembakan air...!
Lampion Fauna Transera Waterpark (dokpri)

Aneka bunga-bunga lampion park (dokpri)

Lampion Park


Sambil duduk di kursi-kursi yang ada di area dry park, saya dan teman-teman bisa menikmati aneka lampion flora dan fauna yang ada di sebelahnya. Ada boneka besar Transera, bunga, angsa, dan lainnya.Saat malam, tentunya akan indah karena memancarkan sinar yang berwarna-warni.

Bila lapar, ada area cowboys bisa memilih makanan yang ada disana. Tentunya, sehabis menjelajah semua wahana rasa lapar akan timbul. Nggak perlu repot membawa makanan dari luar karena sudah ada dalam Transera.


Memesan makanan bisa dilakkan disini.
Karaoke, kafe, dan rumah hantu pun ada.  (dokpri)

Tanpa terasa, niat yang semula hanya ingin tahu dan sebentar saja singgah ke Transera Waterpark Harapan Indah Bekasi malahan jadi seharian. Waktu hampir enam jam yang dilewati seakan tidak cukup untuk mencoba semua wahana. 

Jelang pukul 18.00, petugas sudah mengingatkan untuk mengembalikan gelang sekaligus untuk mengecek jumlah saldo yang mungkin masih tersisa. Memang sih, bisa berlaku untuk 90 hari, namun lebih baik dikembalikan dulu. 

Ahai, tiga anak mbak Indah, teman saya,  matanya sedikit memerah lantaran lelah tapi sekaligus  terlihat puas. Ah, saya pun jadi ingin segera membawa semua keponakan-keponakan saya ke tempat ini. Jauh sedikit tak apa, jika memang bisa membuat bahagia. 
Menyesal juga rasanya, waktunya sedang tidak pas dengan mereka saat itu.


Ini panggung untuk suatu kegiatan (dokpri)

Satu hal lain yang membuat saya suka adalah, fasilitas-fasilitas yang ada di tempat ini. Bermain di waterpark ini bisa cukup aman karena ada petugas yang siap berjaga di setiap wahana. Selain itu ada juga clinic, nursery room, dan customer service yang bisa ditanya dan diminta tolong.


Selain ada toilet yang cukup, disediakan tempat sampah di berbagai tempat agar bersih. Ada juga mushola. Jadi, tetap bisa menjalankan ibadah sambil bersenang-senang. Kalau kehabisan uang tunai, ada fasilitas ATM. 


Banyak spot menarik buat foto (dokpri)

Bagus buat foto-foto (dokpri)

Bisa bersantai (dokpri)

Sebelum beranjak pergi dari Transera Waterpak, jangan lupa untuk melihat-lihat foto yang ada saat berada di wahana-wahana yang ada. Lumayan, bisa untuk kenang-kenangan. Ingat, ekspresi sadar kamera penting supaya hasilnya bagus.



Bisa ambil foto disini (dokpri)

Buat kalian, juga para orang tua yang ingin merasakan keseruan Transera Waterpak, dapat menghubungi social media Transera Waterpark (FB Pages: Transera Waterpark, twitter @transera_bekasi, Instagram: @transerawaterpark.bekasi). 

Yuk, ah...

Transera Waterpark : 

1. Jam Buka : Weekdays :  Pukul 10.00- 18.00
                     Weekends   : Pukul 08.00-18.00

2. Harga tiket weekdays Rp.85.000, sedangkan weekends dan high season Rp.125.000. Anak dengan tinggi di bawah 80 cm gratis. Jaminan gelang TTM Rp.20.000.

3. Beli tiket online lebih murah, dengan batas pembelian satu hari sebelum masuk. Untuk Mei 2017, paket berdua hanya Rp.100.000. Hemat Rp.70.000 untuk pembelian tiket yang dipakai Senin-Jumat. 

Tiket Sabtu/Minggu dan hari libur Rp.87.000, dengan maksimal 4 pax per account. free 2x Gari-Gari dan 1 X Ducky Dunks, untuk setiap tiket berbayar.

4. Tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar 
5. Siapkan peralatan untuk kelengkapan bermain di wahana air, seperti baju ganti, handuk, sunblok.
6. Perhatikan aturan yang berlaku untuk wahana yang cocok dengan anak-anak, yakni lihat berat dan tinggi tubuh, seperti sebelum mencoba wahana Canggo SLide (65kg,120cm), Mosi Oa Tunya (70kh,120cm), dan Crazy Cone (80kg120cm).


Komentar

  1. Wah luas juga tempatnya..lumayan yah htm nya nunggu diskon dulu hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Luas sekali memang, mbak Mira. Kalau mau beli tiket online lebih murah.

      Hapus
  2. foto banyak jadi mupeng mau kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, mpo ratne. Aku juga jadi mupeng pengen kesana lagi

      Hapus
  3. seruuu...kalau kaya gini aku juga mau basah basahan hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, basah-basahan main air di waterpark mbak Retno

      Hapus
  4. Ajak aku ke sini dong kakak, wahana hiburan yang terjangkau dan fasilitasnya sangat beragam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, senang-senang disini, banyak wahana hiburan yang buat puas dengan fasilitas oke

      Hapus
  5. Wah banyak spot kece,sewa ban double dan mengelilingi arus jadi berasa ratu di kolam dong ya haha..aku pengen nyoba nih sayang jauh. Kalo ga boleh bawa makanan karena mungkin biar g kotor kali ya toh di dalam juga sudah banyak dijual makanan kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak spot kece yang bisa buat foto-foto selfie dan ngerasa jadi ratu kolam renang. Jauh, tranposrtasi mudah kok

      Hapus
  6. Pengen banget main air di Transera, asyik banget yak. Spotnya juga keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ASyik banget, mbak Dewi. Spot-spotnya keren. Senang deh

      Hapus
  7. Waah, tempatnya bagus banget mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus banget, bu. APalagi kalau membawa keluarga. Anak-anak pasti senang.

      Hapus
  8. weehh mau diajak dong,.,,, eh. wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, uwan Irwan senang senang main air di Transera

      Hapus
  9. Keren bingit ih.. kayaknya ga bakal cukup waktu sehari utk mencoba semua wahananya ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak. Kalau mau mencoba semua wahana memang perlu waktu seharian.

      Hapus
  10. tempatnya keren, lokasinya juga gampang dicari ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget mbak woro, tempat rekreasi yang keren dan lokasinya gampang dicari.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

Mengagumi Indonesia Melalui Pameran Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan RI Senandung Ibu Pertiwi

Wow ! Sebuah lukisan Perkawinan Adat Rusia yang tampak megah dan berukuran sangat besar langsung memikat mata, saat langkah kaki baru memasuki gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta, untuk melihat pameran koleksi lukisan Istana Kepresidenan berjudul Senandung Ibu Pertiwi, Minggu 27 Agustus 2017.
Meski bukanlah karya asli pelukis Rusia Konstantin Yegorovich Makovsky yang dibuat tahun 1881 dan hanya ditampilkan melalui LED, dalam pameran yang diselenggarakan untuk umum 2-30 Agustus 2017, lukisan itu seakan menyapa saya dan setiap pengunjung yang baru datang. Posisinya berada di sebelah kiri pintu masuk ruangan paling depan galeri nasional.
Karya asli abad ke-19 dengan ukuran 295 cm x  450 cm yang ditaksir bernilai sekitar Rp.18 Miliar itu sudah sangat tua, sehingga tak bisa dipindahkan dari Istana Bogor.



Untunglah, saya bisa datang tidak kesorean. Jelang siang, pengunjung Galeri Nasional semakin banyak. Saya memandang cap bertuliskan Senandung Ibu Perti…

Menyantap Martabak yang Bikin Bahagia di Martabak Factory

Potongan martabak itu langsung lumat di dalam mulut. Manisnya langsung menguasai dan larut. Seulas senyum kemudian muncul di wajah Melinda, perempuan manis berkerudung itu. Masih ada sisa martabak di piring yang sedang dipegang. Seakan tak ingin berhenti untuk segera menghabiskannya.
“Martabaknya Enak. Green tea-nya terasa,” ujarnya.
Saya pun mengangguk-angguk. Sepotong green tea martabak dari piring yang sama, juga baru saja masuk ke dalam mulut saya. Kami pun tertawa. Sesimpel itu tawa terlepas di Martabak Factory.


Saya jadi ingat tulisan besar berlatar warna ungu yang ada di dinding lantai dasar kafe. Money can’t buy happines, but it can buy Martabak which is pretty much the same thing.
Betul juga, pikir saya. Bahagia itu sederhana. Uang pun tidak bisa membelinya.  Namun lewat martabak yang dibeli pakai uang, bahagia bisa datang. Setidaknya lewat rasa manis yang menyatu  dalam mulut.  
Apalagi bila disantap bersama teman-teman. Martabak, kuliner yang sangat populer di Indonesia ini mem…