Langsung ke konten utama

Catatan Mudik Sehat dari Kalijodo



Ruang  publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo kini meupakan tempat yang asyik untuk berkegiatan.(foto:evifadliah)


Mudik atau mulih dilik, yang artinya pulang sebentar dalam bahasa Jawa, memang selalu bikin kangen. Demi bertemu keluarga di kampung halaman, demi sebuah persaudaraan yang terjalin, dan demi sebuah nostalgia yang terangkai saat berkumpul dengan keluarga besar, mudik menjadi tradisi tahunan yang tidak bisa ditinggalkan.

Hanya saat lebaran, keluarga besar benar-benar berkumpul secara utuh. Mereka yang merantau dari kampung halamannya, pasti merindukan pulang. Saat hari raya, bersimpuh dan saling memaafkan.

Mudik Sehat menjadi topik bincang blogger dengan Kemenkes, Jumat 2 Juni 2017 (dokpri)


Tidak peduli harus menempuh perjalanan mudik yang tentunya  membutuhkan waktu lebih lama. Tak keberatan dengan rasa lelah yang diperoleh sepanjang perjalanan. Rela menembus  macet ataupun membayar ongkos kendaraan yang lebih mahal.  

Demi mudik pula, nyaris semua moda kendaraan digunakan para pemudik. Baik darat, laut, dan udara. Itu pula yang menjadi prediksi kendaraan untuk mudik pada tahun 2017 ini. Di balik kegiatan mudik, kesehatan menjadi hal yang harus diperhatikan.

Kebahagiaan masyarakat menikmati fasilitas permainan di RPTRA Kalijodo (dokpri)

Sore Hari di Kalijodo
 Pesan untuk mudik sehat dan aman itu disampaikan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Jumat, 2 Juni 2017 dari Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo. Jejak suram lokasi Kalijodo di masa lalu telah berubah menjadi sebuah taman yang ramai dikunjungi masyarakat.

Sore menjelang berbuka puasa, kegiatan bincang-bincang bersama dengan Kemenkes dan Dinkes Jakarta terasa menyenangkan. Bila sebelumnya berada di sebuah ruangan tertutup, kali ini diadakan di ruangan terbuka. Menikmati semilir angin yang berhembus.


Masyarakat mengantri takjil sehat dari Kemenkes di RPTRA Kalijodo (dokpri)

Area RPTRA Kalijodo Jakarta yang luas, menyediakan sejumlah tempat bermain. Banyak  yang berkeliling menggunakan sepeda, bermain skateboad, atau sekedar berjalan kaki. Anak-anak kecil tertawa bahagia menaiki beberapa permainan anak yang ada.

Alasan itulah yang membuat Kemenkes membagi-bagikan makanan berbuka alias takjil sehat kepada para pengunjung RPTRA. Puluhan orang, baik tua dan muda tampak berbaris memanjang untuk mendapatkan antrian takjil sehat.


Dr. H Deddy Kuswenda, M. Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes berbincang mengenai mudik sehat (foto:evifadliah)


Antisipasi Mudik
 Dr H Deddy Kuswenda, M Kes, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat  mengatakan, semakin menjelang lebaran semakin banyak masyarakat yang akan mudik. Kementerian Kesehatan pun telah mempersiapkan antispasi rutinitas mudik mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

Menurut Deddy, saat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, para pemudik harus memperhatikan kesehatan. Apalagi, dilakukan dalam bulan puasa dengan menempuh perjalanan jauh.Makanan sahur dan berbuka yang mencakup unsur karbohidrat, protein,mineral. Tidak meninggalkan sayur dan buah. 

Menurut Deddy, dalam mudik lebaran 2017 ini, para  pemudik dapat memanfaatkan layanan emergency 119, apabila pengemudi mengalami kecelakaan atau yang sifatnya darurat untuk penanganan kesehatan. 

Menjelang lebaran, upaya promosi kesehatan kepada masyarakat yang mudik, akan diberikan melalui sejumlah media promosi seperti banner, spanduk, poster, flyer, leaflet. 


Dinkes Jakarta pun mempersiapkan mudik sehat (dokpri)

Dalam mudik lebaran tahun 2017, drg Kartini Rustandi, M Kes, Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes menyampaikan, sebanyak 15 provinsi menjadi prioritas pemantauan angkutan jalanan, yakni Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Sebanyak 3.862 pos layanan kesehatan didirikan di sepanjang jalur mudik, baik darat, laut, dan udara, yakni 3141  pos kesehatan dinas kesehatan, yang terdiri atas 913 pos kesehatan dan 2228 puskesmas. Setiap pos layanan kesehatan ini dikordinasikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kab/Kota.

Untuk yang menggunakan perjalanan laut, disediakan  207 pos kesehatan kantor kesehatan pelabuhan. Selain itu sebanyak 374 rumah sakit rujukan juga dipersiapkan. Termasuk layanan emergency sekitar 104 PSC.

Para petugas kesehatan yang tidak berada di jalur mudik ditarik untuk membantu  posko kesehatan. Seluruh fasilitas kesehatan tetap buka untuk membantu para pemudik di sepanjang perjalanan dengan bergantian jaga. 


Menikmati kebersamaan berbuka puasa bersama Kemenkes diiringi alunan musik akustik (dokpri)

Pada H-7 akan ada pemeriksaan kesehatan untuk pengemudi di terminal-terminal, yang meliputi penilaian status kesehatan dan kelayakan pengemudi. Pengemudi akan dicek sehat atau tidak, minum alkohol atau tidak, atau minum obat yang dapat mempengaruhi kesigapan dan kegiatan mudik.

Pemantauan di jalur mudik juga akan dilakukan, terutama di sejumlah jalur mudik yang diperkirakan macet. Contohnya di kawasan Brebes Exit. (Brexit). Meski demikian tidak dimungkiri kemungkinan adanya terminal bayangan selama arus mudik, yang berada di luar jangkauan layanan kesehatan.

Mudik Sehat dan Aman
Mengenai mudik sehat dan aman, drg. Kartini Rustandi MKes menyampaikan sejumlah tips yang harus diperhatikan oleh para pemudik. Tentunya semua ingin berangkat mudik dapat sehat dan selamat. Begitupun saat menempuh arus balik mudik.

Menikmati senja di Kalijodo dengan bincang mudik sehat dari Kemenkes (dokpri)

Dr. kartini pun menyampaikan, kesiapan dari pengemudi itu penting. Jangan sampai hari ini begadang  besok pagi berangkat subuh. Kondisi tubuh akan mempengaruhi kewaspadaan berkendara selama menempuh perjalanan panjang. 

Kendaraan pribadi yang digunakan mudik sebaiknya diperiksa dulu sebelum berangkat untuk kendaraan pribadi. Untuk kendaraan umum, pilih perusahaan jasa angkutan umum yang terpercaya agar aman sampai tempat tujuan.

Sebaiknya, juga membawa bekal yang cukup selama mudik. Kenapa? Siapa tahu di rest area, persediaan makanan dan minuman di rest area bisa habis kalau macet. Kalau ini terjadi, tentunya sangat merepotkan. Konsumsilah makanan dan minuman yang sehat.


Bawalah bekal yang cukup untuk perjalanan mudik (dokpri)

Untuk yang sakit dan membawa bayi, sebaiknya jangan berangkat sehari sebelum lebaran. Lebih baik mendahului atau sesudahnya. Kenapa?  Khawatir bila nantinya terjebak macet.

Kenapa para pengemudi motor dan mobil, bus,  setiap 4 atau 5 jam harus beristirahat? Itu batas kemampuan manusia. Kalau berangkat dari jakarta naik mobil, paling tidak sampai  Cipali harus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Satu hal lagi, membawa kartu BPJS selama dalam perjalanan mudik, agar memberikan rasa aman dan nyaman. Pemudik dan keluarganya sudah terlindungi jika terjadi sesuatu dalam perjalanan mudik. Bila belum punya, segeralah membuatnya karena memerlukan waktu.

Mudik sehat agar aman dan nyaman sehingga dapat bertemu dengan keluarga besar, kerabat, dan teman pasti menjadi dambaan. 
Berangkat selamat, pulang juga harus selamat !


Tips Mudik Sehat dan aman

1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik
2. Periksa Kelayakan Kondisi kendaraan
3. Tidak meminum obat yang menyebabkan kantuk dan minuman keras sebelum dan sedang mengemudi
4. Istirahat setiap empat jam
5. Jangan Paksakan mengemudi bila lelah dan mengantuk
6. Disiplin dan Patuhi Rambu lalu lintas 
Rambu lalu lintas di sepanjang jalur mudik akan memandu perjalanan mudik yang sehat dan aman.
7. Kendalikan kecepatan kendaraan terutama pada kondisi jalan rusak/bergelombang, saat hujan, dan cuaca buruk.
8. Kendaraan tidak melebihi  muatan dan tidak menyalahi peruntukkannya
9. Gunakan masker dan lindungi diri dari asap, debu, dan polusi
10. Jangan mengonsumsi makanan/ yang  diberikan orang yang tidak dikenal
Waspada terhadap oang tak dikenal yang menawarkan makanan. Jangan langsung menerimanya dan memakannya begitu saja karena belum tentu berasal dari orang yang bermaksud baik.
11.Mencuci tangan pakai sabun dengan air megalir sebelum dan sesudah makan
12. Konsumsi makanan yang bersih dan sehat
13. Buanglah sampah pada tempatnya
14. Buang air kecil/besar di toilet yang tersedia
15. Bila terasa sakit, manfaatkan pos kesehatan mudik

Komentar

  1. TiPsnya sangat bermanfaat neh, mengingat saya dan keluarga akan mudik tahun ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat ya, tips mudiknya. Juga untuk siapa pun yang ingin mudik.

      Hapus
  2. aku baru tahu mba arti mudik. mudik emang asik. kumpul bersama di keluarga di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudik itu memang asyik. Kalau sudah bersama keluarga besar, macet di jalan malah jadi bahan cerita.

      Hapus
  3. Mudik yang selalu dirindukan setiap tahun hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, mbak Amelia. Mudik memang selalu bikin kangen walau capek, hehehe

      Hapus
  4. Iri pada teman yang mudik. Tapi artikel ini tetaplah bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kunjungannya, om Zulfikar. Mudik ke rumah saja :)

      Hapus
  5. Alhamdulillah mudik cuma beda kampung.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Pilihan Lipstik untuk Bibir Hitam saat ini beragam. D'Flora, hadir dengan kandungan Jojoba dan vitamin yang membuat bibir terlihat menarik dan sehat. (dok.windhu) Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuan   saya   mengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari.  “Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,   kakak sudah tidak suka. Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya. Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir g

Beraktivitas Fisik, Periksa Kesehatan Rutin, Konsumsi Buah dan Sayur, Untuk Sehat dan Cegah Penyakit Tidak Menular

Melakukan aktivitas fisik, selama 30 menit sehari sangat penting untuk mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini prevalensinya meningkat, yakni Kanker, Stroke, Ginal Kronis, Hipertensi, Diabets Melitus (foto: windhu)  Mendengar kata kanker, yang terbayang langsung adalah seketika ngeri. Tahu kenapa? Meski tergolong kategori Penyakit Tidak Menular (PTM), menderita penyakit  ini bisa  berakhir dengan kematian. Datangnya seringkali tidak diketahui. Menghindari faktor risiko dengan pola hidup sehat menjadi jawaban untuk mencegahnya . Mbak, kenapa  sekarang banyak orang yang kena kanker?  Tiba-tiba pertanyaan itu muncul dari Ega, adik bungsu, saat melakukan percakapan dalam grup whatsapp keluarga.   Adik saya itu tampaknya sedang sedih menerima kenyataan beberapa   teman kantornya terkena sakit kanker. Bahkan ada yang meninggal dunia di usia yang belum memasuki usia 50 tahun dan masih memiliki anak yang masih usia sekolah dasar. “Sepertinya kanker mewabah.

PopBox, Solusi Anti Repot Untuk Kirim, Titip, dan Ambil Barang via Loker

Pernah lihat lemari loker seperti ini? Smart locker yang disebut PopBox saat ini berjumlah 300 buah, yang tersebar di pusat perbelanjaan, apartemen, spbu, dan perkantoran, fungsinya untuk kirim, titip, dan ambil barang (dok.windhu) Waktu mulai merambat sore. Sudah memasuki pukul 17.00.   Saya memandang ke bawah dari balik kaca di lantai 11 Ciputra World, Lotte Avenue, Jl. Dr Satrio, Jakarta Selatan. Jalan terlihat dipadati mobil dan motor yang bergerak sangat lambat, termasuk di jalan layang. Cuaca pun berubah gelap   pertanda sebentar lagi hujan.     “Dilihat dari atas, mobil-mobil banyak ini seperti mainan, ya?” kata Sasi, salah seorang pengusaha batik muda asal Semarang, Jawa Tengah, yang ikut berpameran di ajang pertemuan perempuan yang diselenggarakan selama dua hari, yang saya ikuti. PopBox yang ada di pusat perbelanjaan Lotte Shopping Avenue (dok.windhu) Saya tersenyum. Kelihatannya begitu kalau dilihat. Mobil jelas terlihat kecil dan menari