Langsung ke konten utama

Relaks dalam Sentuhan NEST Family Reflexology Bintaro


NEST Family Reflexology Bintaro (dok.windhu)
NEST Family Reflexology Bintaro (dok.windhu)

Alunan tenang musik instrumentalia yang diputar dan terdengar di seluruh ruangan refleksi seakan membuai. Kantuk mulai datang menyerang. Dengan posisi tubuh tidur rebahan di tempat empuk, wangi lembut yang terhirup di ruang refleksi, dan temaram lampu yang teduh, nyaris saja terlelap saat terdengar pertanyaan.

“Mbak, segini tekanannya sudah cukup atau belum? Kalau kurang keras, nanti ditambah. Kalau kekerasan, nanti dikurangi,” mbak terapis berbaju seragam cokelat saat memegang telapak kaki.

Relaksasi dengan pijat refleksi dan massage di Nest (dok.windhu)

Saya menganggukkan kepala saat tekanan yang diberikan di telapak kaki, dirasa cukup. Saya memang sedang membutuhkan pijat refleksi untuk melancarkan aliran darah. Padatnya aktivitas beberapa pekan terakhir yang dilakukan, membuat kedua kaki terasa sangat pegal.

Mengembalikan kesegaran tubuh, terutama kedua kaki yang selalu menemani kegiatan kesana kemari,itu yang saya butuhkan. Pijat refleksi, terutama pada  kaki yang akhirnya dipilih supaya tubuh menjadi bugar.



Secangkir jahe hanget untuk konsume penambah relaks (dok.windhu)

Sebelum pijat refleksi dilakukan, mbak terapis menawarkan secangkir wedang jahe hangat yang tak mampu ditolak. Hangat wedang jahe yang diteguk perlahan, membuat perasaan lebih santai.   

Setelah mengganti celana panjang dengan celana pendek yang disediakan, kaki dibersihkan dengan air dan dilap dengan handuk, mulailah pijat refleksi dilakukan.
Dibalur dengan minyak, pijatan demi pijatan dilakukan di telapak kaki, antara lain tumit, sela jari.

Kursi pijat refleksi (dok.windhu)

Untuk beberapa titik, tekanan lebih diperlukan. Perlahan rasa penat mulai berkurang. Usai kaki, punggung dan tangan pun dipijat dengan menggunakan teknik akupressur. Tidak terasa, pijat refleksi telah selesai.

Ups, waktu satu jam ternyata masih terasa kurang!

Dalam Buaian NEST
Benar juga ungkapan kembali ke sarang atau pulang ke tempat laksana rumah akan membuat  enggan beranjak pergi. Itulah yang ditawarkan NEST Family Reflexology, sebuah pusat  relaksasi kesahatan keluarga.



Memilih paket layanan massage (dok.windhu)

Dapat diartikan sebagai sarang yang selalu dirindu, NEST yang berada di bawah naungan PT Telur Emas Anugerah Mandiri ini, merupakan singkatan dari Nyaman , Ekslusif, Sehat, dan Terpercaya.

Jumat tanggal 26 April 2019, diresmikan outlet ke-18  NEST Family Reflexology yang berlokasi di sektor 9 area Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. Sebuah gedung bergaya natural modern berdiri di kawasan mandiri yang terenal lengkap dengan segala fasilitas umum dan sosial.


Lakukan reservasi sebelum pijat di Nest (dok.windhu)


Meski tampil modern, NEST tidak  meninggalkan sentuhan tradisional warisan Indonesia dan mempertahankan kenyamanan. Suasana itu langsung terasa begitu memasuki gedung yang dibangun  4 lantai.

 Fasilitas yang diberikan tergolong lengkap karena terdiri dari beberapa fasilitas di antaranya 29 ruangan single treatment, 11 ruangan VIP, 7 ruangan reflexology seluruh tubuh, dan 16 sofa reflexology.  NEST Bintaro buka Senin hingga Minggu, dari pukul 9.00 hingga pukul 22.00.


Ruang Massage yang bisa digunakan berempat sealigus (dok.windhu)


Asyiknya, di NEST Bintaro, ada ruang VIP dengan privacy terjaga dengan pintu tertutup. Ada ruangan yang bisa sekaligus bisa digunakan berdua atau berempat sekaligus karena ada tersedia kursi pijat dan tempat tidur untuk massage. 

Asyik banget nih, kalau massage bareng bersama keluarga atau teman. Sambil menikmati layanan pijat, bisa sekaligus ngobrol. Selain itu, pastinya ngga sungkan dong karena satu ruangan dengan yang dikenal. 


Fendy Julianto, Direktur PT Telur Anugerah Emas Mandiri  (dok.windhu)


Fendy Julianto, Direktur PT Telur Anugerah Emas Mandiri yang secara langsung membuka Grand Opening NEST Bintaro mengatakan, jika NEST Bintaro dihadirkan sebagai  tempat relaksasi yang nyaman dan modern di tengah kepadatan aktivitas masyarakat sekitar Bintaro, tanpa meninggalkan sentuhan budaya tradisional.


Grand Opening NEST Bintaro, 26 April 2019 (dok.windhu)

NEST Family Reflexology & Spa saat ini memiliki 17 cabang, sejak dibuka tanggal 11 Juni 2010 di Daerah Sunter, Jakarta Utara,saat ini penyebaran cabang outlet  sudah menjangkau Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Konsumennya, jumlahnya banyak sekali. Satu Nest saja, bisa melayani hingga 100 konsumen.

Untuk menjamin kualitas para terapisnya, ada sebuah Training Center yang berada di Solo. Sebelum terjun memberikan layanan ke konsumen, setiap terapis menjalani pendidikan selama minimal tiga bulan untu memperoleh sertifikat dari Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan.

Tempat tidur untuk massage (dok.windhu)


Pijat Refleksi, Massage, dan Spa
Treatment andalan yang dimiliki NEST Family Reflexology salah satunya adalah Reflexology Seluruh Tubuh (RST). Untuk treatment ini yang digunakan produk herbal alami yang dikemas dengan smart packaging, yang juga terdaftar di BPOM RI.

Untuk Massage, menggunakan bahan-bahan tradisional untuk mengembalikan kesegaran dan melancarkan peredaran darah. Ada Javanes Massage, Balinese Massage, Aromaterapi Massage.


Ruang VIP dengan 2 tempat tidur dan 2 kursi refleksi (dok.windhu)



Asyiknya, selama periode pembukaan, diberikan berbagai tawaran promo berupa discount treatment sampai dengan 50 % untuk perawatan di NEST Family Reflexology Bintaro. Hanya dengan 60.000 bisa treatment pijat refleksi. Massage Rp.90.000. Tenang, semua metode pembayaran debet, kartu kredit, ovo sudah bisa


Ruang Tunggu layanan pijat di lantai 2 (dok.windhu)
Oh ya, jika datang ke NEST, sambil menunggu terapis, disediakan kacang hijau, kopi, atau teh secara gratis. Asyik, kan?  Mengenai konsumen paling banyak berkunjung, NEST sendiri sudah melakuan survei satu tahun berturut-turut. Tamu 70 % adalah wanita dan sekarang anak milenial yang sekarang lebih dari 20 %, sebelumnya 15 %. Milenial banyak yang suka massage dan refleksi di bawah 20 tahun.


Bak mandi untuk spa (dok.windhu)

Selain lifestyle,  banyak milenial kerja lembur. Sementara Ibu-ibu karena capek. Saat ini jumlah terapis banyak pria karena banyak ibu-ibu lebih suka dipijat lebih keras dan kencang. Yang pasti, setelah pijat refleksi di NEST, pegal saya hilang. 


Namun, sebelum pijat, pastikan tidak boleh dilaukan pada saat  kondisi :
1. Varises Akut
2, Tekanan darah tidak stabil
3. Patah Tulang
4. Demam (suhu tubuh +37 derajat celcius karena saat demam terjadi reaksiradang
5. Menderita penyakit kulit (luka tubuh di luar dan penyakit kulit menular)
6. Diabetes, jantung,asam urat
7. Tamu yang melakukan implan dan baru selesai menjalankan operasi

8. Wanita hamil muda. 

Kalian pasti ingin bugar dan sehat juga, nah bisa menghubungi  untuk keterangan lebih lanjut,  ke
NEST Family Reflexology Bintaro
Jl. Bintaro Utama 9 Blok JB 5 No.6
Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Reservasi : +62 81280846959

Komentar

Postingan populer dari blog ini

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuansayamengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari. 
“Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,kakak sudah tidak suka.
Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya.
Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir gelap, ataupun kusam dan kering tidak jarang mengganggu penampilan sehari-hari. Ujung-ujungnya, penampilan yang tidak oke ini juga akan mengurangi rasa percaya diri saat sedang berkumpul dengan banyak o…

Mbak Yani dan Kanker Leher Rahim Stadium 3 B-nya...

HARI  masih pagi. Masih belum pukul 6.00 tapi perempuan itu sudah bersiap-siap. Beranjak untuk segera membersihkan tubuh. Bersiap untuk mandi. Berpakaian yang baik dan sedikit berpupur bedak tipis. Menyantap sedikit makanan yang disediakan agar perut tidak kosong meskipun harus diiringi rasa mual.
“Sudah siap-siap, mbak?” sapa saya.
Perempuan  bertubuh kurus itu tersenyum  manis. Dia hanya tinggal menunggu adik perempuannya yang akan menemaninya.
Kamis 4 Februari 2016 ini, pada pekan ini,  adalah jadwalnya untuk kembali  menjalani transfusi darah di RS Kanker Dharmais, Jl S Parman, Slipi. Upaya penambahan darah itu sangat dibutuhkan perempuan ini untuk memperpanjang kelangsungan hidupnya. 
Pekan lalu, Mbak Yani menghabiskan suplai  tiga kantung darah. Harus ada yang terganti dari keluarnya pendarahan yang terus menerus dari bagian kewanitaan yang  ada di tubuhnya. Pendarahan yang selalu Pendarahan yang harus memaksanya selalu memakai pembalut.
Pendarahan yang secara p…

Minggu Pagi di Aksi #TolakPenyalahgunaanObat Car Free Day

MATA saya menatap kemasan kotak bertuliskan Dextromethorphan yang ada di meja BPOM. Di atas meja itu terdapat sejumlah obat-obatan lain bertuliskan warning, yang berarti peringatan. Ingin tahu saya memegangnya. Membaca kotak luar kemasan obat itu.
 “Ini obat apa?” tanya saya.
Adi, petugas BPOM itu memperlihatkan isi kotak kemasan. Menurutnya, obat Dextromethorpan sudah ditarik dari pasaran. Sudah tidak digunakan lagi karena dapat disalahgunakan oleh pemakainya.
Dextromethorpan yang di kotak kemasannya tertera generik dan terdiri dari 10 blister ini masuk dalam kategori daftar G. Banyak yang menyalahgunakannya untuk mendapatkan efek melayang (fly).

Fly? Pikiran saya langsung teringat kepada peristiwa penyalahgunaan obat yang menghebohkan negeri ini satu bulan lalu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Korbannya yang anak-anak masih pelajar dan mahasiswa ini.
Pertengahan September 2017, semua terkaget-kaget dengan kabar yang langsung menjadi topik pembicaraan dimana-mana. Meluas dari satu grup wa k…