Langsung ke konten utama

Kini Lebih Cepat dan Terjaga Privasi, Beli Obat Lewat Anjungan Pelayanan Mandiri (APM) Apotek K-24

Belanja obat di Apotek K-24 saat ini bisa dengan lebh mudah dan cepat dengan layanan Ajungan Pelayanan Mandiri (APM), yanng dilunc urkan pada 24 Oktober 2018 (dok.windhu)

Belanja obat di Apotek K-24 saat ini bisa dengan lebh mudah dan cepat dengan layanan Ajungan Pelayanan Mandiri (APM), yanng dilunc urkan pada 24 Oktober 2018 (dok.windhu)


Bingung dan sedih. Itu perasaan yang biasanya muncul saat memerlukan obat untuk salah satu anggota keluarga, tapi tidak menemukannya  di sebuah apotek. Campur aduk di dalam hati. Apalagi, bila hari sudah larut. Bila pada satu apotek tidak ditemukan, maka berarti harus mencarinya di apotek lain.

Hal itu juga berarti semakin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berpindah tempat, mengantri untuk mendapatkan pelayanan resep obat, menunggu resep obat, dan kemudian membayar di kasir bila obat sudah didapatkan.


Namun, kesulitan itu berubah menjadi lebih mudah dengan hadirnya layanan terbaru di jaringan  Apotek K-24. Kini cara berbelanja obat bisa dilakukan dengan lebih  cepat  dengan jumlah obat yang lebih lengkap.   

Layanan yang bernama Anjungan Pelayanan Mandiri (APM) ini diluncurkan dari Apotek K-24 itu, dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun ke-16 Apotek K-24, Rabu 24 Oktober di Apotek K-24 Salemba, Jl. Salemba Raya, Jakarta.


Dr Gideon Hartono, pendiri jaringan Apotek K-24 dan Direktur utama K-24 Indonesia mengatakan,  dengan adanya  Anjungan Pelayanan Mandiri, pasien bisa langsung mencari sendiri produk obat-obatan yang dibutuhkan, lalu membayarnya ke kasir.

Inovasi yang ditawarkan APM dirancang untuk memudahkan para pasien sehingga bisa berbelanja di Apotek K-24, pasien tidak perlu menunggu lama antri. Tidak perlu harus menanti untuk dilayani oleh apoteker saat sedang ramai-ramainya pengunjung apotek yang sedang berbelanja.


Dengan berbelanja mandiri melalui APM, pasien tidak perlu menyebutkan nama produk yang ingin dibelinya. Pasien cukup menyebutkan nama dan nomor handphonenya saja.
Pada tahap awal, layanan APM Apotek K-24  hanya bisa didapatkan pasien di gerai Apotek K-24 di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Bandung, Bekasi, Palembang, Denpasar, dan Makassar.

Tahap selanjutnya,  rencananya APM akan  tersedia di seluruh gerai Apotek K-24.  Saat ini  jumlah apotek K-24 sudah mencapai 450 gerai di 110 kabupaten/kota dan 24 provinsi.  

Untuk mengetahui  gerai  Apotek K-24 yang melayani APM juga bisa terlihat dari sticker yang terdapat di depan kaca apotek. Tidak serentaknya layanan APM di seluruh Indonesia, kata Gideon, semata-mata karena kondisi kesiapan mesin dan tiap gerai dalam menjalankannya.  

Mesin  APM harus terkoneksi dengan internet sehingga stok produk real time dapat dipastikan ketersediaannya. Sayangnya, tak seluruh gerai di daerah sudah sanggup. Sehingga, prioritas lebih pada daerah perkotaan dan daerah yang membutuhkannya. Lagipula, investasi gerai memerlukan jumlah miliaran.


Kemudahan yang ditawarkan oleh K-24  ini merupakan bagian dari upaya Apotek K-24 untuk meningkatkan kesetiaan pelanggannya.  Burhan Bariton,  Marketing manager Pt K-24 Indonesia mengatakan,  layanan diberikan dengan menyediakan berbagai saluran penjualan offline maupun online yang terintegrasi melalui APM (omnichannel).

Melalui layanan APM, pasien akan mendapatkan pengalaman belanja obat dan alat kesehatan yang sangat  lengkap. Selain itu, pasien  juga dapat memesan obat di Apotek Online K24Klik yang menyediakan lebih dari 12.000 produk obat-obatan.


IT Manager PT K-24 Indonesia sekaligus CEO Apotek Online K24 Klik Bagas Ananta mngatakan, sistem layanan Anjungan Pelayanan  Mandiri (APM) ini telah diprogram agar terintegrasi dengan sistem di Apotek  Online K24 Klik.

Jadi. Seandainya ada produk obat-obatan yang diinginkan sedang habis stoknya di gerai K-24 yang dikunjungi, maka dalam layar akan muncul alternatif produk obat yang sama dari K24 Klik.


Obat itu akan diantar ke rumah pasien melalui pengiriman paket atau layanan delivery selama 24 jam. Obat akan dikirim dengan waktu pengantaran selama satu jam.

Tidak peru repot-repot untuk pindah ke apotek lain untuk mencari obat yang dibutuhkan. Bisa didapatkan dengan mudah, cepat, dan lengkap. Pembelian obat dengan cara seperti ini memudahkan siapapun yang tidak mungkin untuk keluar rumah ataupun sedang mager (malas gerak).


Inovasi layanan APM yang menjadi bukti keseriusan Apotek K-24 ini merupakan yang terkini, setelah menyediakan apotek online K24Klik dan Medical, apikasi layanan untuk panggi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya ke rumah. “ Ini memang layanan kami untuk memudahkan  para pasien dalam membeli obat,” kata Bagas.

Meski meluncurkan layanan terbaru dengan menambah cara berbelanja di gerai-gerai Apotek K-24, layanan pembelian obat secara langsung tetap berlaku. Sebab, masyarakat Indonesia tetap ada yang lebih suka jika bisa berhadapan langsung dengan petugas untuk mendapatkan obat yang dibutuhkannya.

Peluncuran Anjungan Pelayanan Mandiri (APM) Apotek K-24 ini, didukung oleh para principal Apotek K-24, yakni PT Fresensius Kabi Indonesia  dan PT Pyridam Farma Tbk. APM digagas oleh dr Gideon Hartono.

Bagaimana cara belanja obatnya? 

Semua pasien yang ingin berbelanja obat, dapat mendownload aplikasi K24Klik di smartphone melalui Play Store. Nah  dengan jadi member, nanti bisa mencari kebutuhan apa saja yang berkaitan dengan penyakit yang diderita.  

Ada pilihan cari obat yang selanjutnya keluar  pilihan demam, batuk/pilek, pereda nyeri, mual, lambung, dan maagh. Ada juga pembelian resep dokter selain yang dijual di gerai K-24. Namun, untuk resep dokter, jumlahnya lebih terbatas.

Pasien pun dapat menikmati layanan APM dengan promo persentase pembelian obat yang diberikan. Selain itu, juga bisa menngumpulkan poin dari permainan game yang terdapat pada aplikasi yang sudah didownload.


Jumlah poin yang dikumpulkan ini nantinya dapat digunakan untuk pembelian sejumlah obat, tentunya dengan jumlah yang sesuai. Hitung-hitung sekalian menyalurkan hobi main games.  Menarik bukan? Beli obat sekarang semakin dipermudah hanya melalui aplkasi.

Informasi lebih lanjut tentang Anjungan Pelayanan Mandiri (APM) dan Apotek K-24 bisa kunjungi akun sosial medianya sebagai berikut: Website: www.apotek-k24.com
Instagram: @k24sobatsehatkitakita, Twitter: @sobatsehatkita, Facebook: k24sobatsehatkitakita

Komentar

  1. Oh aku baru tau ada onlinenya juga, soalnya sering ke gerainya langsung, lumayan dekat rumah, alhamdulillah kalo butuh malam-malam masih buka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, mbak Lia Lathifa . Pelayanan melalui aplikasi atau online memudahkan untuk membeli obat nggak perlu pakai keluar rumah.

      Hapus
  2. Mantab lah dengan kemudahan APM dari K-24, jadi kebutuhan akan obat bisa didapat dengan cepat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap banget kakak, kalau perlu obat bisa mudah dan cepat dengan adanya APM dari K-24.

      Hapus
  3. Dekat rumah Mpo nih, k-24 . alhamdullilah ada apotek ini, tidak seram lagi beli obat tengah malam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mpo. Alhamdulillah ya, ada apotek yang buka penuh waktu 24 jam.

      Hapus
  4. Senang sekali dengan adanya APM di K-24 krn suami saya enggak bakal nolak kalo disuruh beli pil KB

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu salah satunya fungsi dari APM K-24. Untuk beli yang sensitif seperti pil KB ataupun alat kontrasepsi nggak perlu malu-malu lagi.

      Hapus
  5. Membantu sekali layanan obat online ini. Semoga bisa merata ke seluruh Indonesia ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, semoga bisa merata ke seluruh Indonesia supaya yang bisa mendapatkan manfaatnya lebih banyak.

      Hapus
  6. K-24 mempermudah konsumennya klo butuh obat mendadak gak perlu repot hrs keliling cari2 apotek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget, nggak perlu capek keliling-keliling lagi ke beberapa apotek kalau mau cari obat.

      Hapus
  7. Apotek langganan aku nih kaka. Harganya terjangkau, pelayanannya oke terus buka 24 jam

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan memberikan komentar positif demi kemajuan dan kenyamanan pembaca.

Postingan populer dari blog ini

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

Mbak Yani dan Kanker Leher Rahim Stadium 3 B-nya...

HARI  masih pagi. Masih belum pukul 6.00 tapi perempuan itu sudah bersiap-siap. Beranjak untuk segera membersihkan tubuh. Bersiap untuk mandi. Berpakaian yang baik dan sedikit berpupur bedak tipis. Menyantap sedikit makanan yang disediakan agar perut tidak kosong meskipun harus diiringi rasa mual.
“Sudah siap-siap, mbak?” sapa saya.
Perempuan  bertubuh kurus itu tersenyum  manis. Dia hanya tinggal menunggu adik perempuannya yang akan menemaninya.
Kamis 4 Februari 2016 ini, pada pekan ini,  adalah jadwalnya untuk kembali  menjalani transfusi darah di RS Kanker Dharmais, Jl S Parman, Slipi. Upaya penambahan darah itu sangat dibutuhkan perempuan ini untuk memperpanjang kelangsungan hidupnya. 
Pekan lalu, Mbak Yani menghabiskan suplai  tiga kantung darah. Harus ada yang terganti dari keluarnya pendarahan yang terus menerus dari bagian kewanitaan yang  ada di tubuhnya. Pendarahan yang selalu Pendarahan yang harus memaksanya selalu memakai pembalut.
Pendarahan yang secara p…

Menjaga Passion For Better Melalui Beasiswa Sharing The Dream

Melihat sosok Tasya Kamila, perempuan muda cantik yang bisa menggapai pendidikan tinggi hingga meraih gelar master Public Administration dari Columbia University melalui beasiswa, rasa kagum terselip.
Di usianya yang menjelang 26 tahun, Tasya yang dulunya penyanyi cilik ini, tetap bisa menjalani passionnya di bidang hiburan. Tetap senang bernyanyi dan tetap suka dengan kesempatan bermain sinetron, serta berakting di layar lebar.
Tak hanya itu, Tasyasaat ini juga sedang mengembangkan sebuah proyek energi di Sumba, NTT. Keinginannya untuk bisa berkontribusi kepada masyarakat dan bangsa diwujudkan melalui proyek-proyek yayasan miliknya yang bergerak di sektor lingkungan hidup, Green Movement Indonesia.
Kehadiran Tasya Kamila dengan sederet prestasinya itu menjadi salah satu inspirasi yang mengemuka dalam kegiatan SCG Sharing The Dreams Blogger Gathering di The Hook, Jl. Cikatomas No. 35, Senopati Area, Jakarta Selatan, Kamis 26 Juli 2018.



Menjadi seseorang yang memiliki pendidikan tinggi, …