Langsung ke konten utama

Nikmatnya Sensasi Pedas So Good Spicy Chicken Strip

Olahan makanan berbahan dasar ayam memang banyak disuka orang. Apalagi jika hadir dalam bentuk kemasan praktis yang tinggal goreng seperti  So Good Spicy Chicken Strip yang rasa pedasanya menggoda (dok.windhu)
Olahan makanan berbahan dasar ayam memang banyak disuka orang. Apalagi jika hadir dalam bentuk kemasan praktis yang tinggal goreng seperti  So Good Spicy Chicken Strip yang rasa pedasanya menggoda (dok.windhu)


KALAU
ditanya salah satu jenis makanan yang paling sering dan paling disuka di rumah, jawabannya sudah pasti nggak jauh-jauh dari berbahan dasar daging ayam. Selain enak, lebih terjangkau secara harga, dan tentunya praktis juga untuk menyiapkannya. Setuju?

Apalagi, sekarang banyak sekali menu makanan olahan daging ayam yang sudah bisa  jadi pilihan. Sudah pasti sangat membantu untuk aktivitas sehari-hari. Terlebih yang sudah dalam bentuk kemasan. Meski tetap harus juga cari yang cocok.  Terkadang ada yang  nggak sesuai dengan lidah dan kandungannya begitu dicoba.

Etapi, itu ternyata tidak berlaku saat mencoba produk So Good Spicy Chicken Strip. Rasa ingin tahu rasa pedas yang ditawarkan nugget daging ayam satu ini terjawab. Setelah dicicipi, rasanya memang nggak sama dengan yang lain.

Nggak cuma saya yang sudah dewasa bilang begitu. Para ponakan saya yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun mengucapkan yang sama. Bahkan, mereka mau lagi dan lagi. Padahal rasanya itu pedas hu hah hu hah...


Rasa pedasnya menggoda dan terbuat dari 100 % daging ayam pilihan(dok.windhu)
Rasa pedasnya menggoda dan terbuat dari 100 % daging ayam pilihan(dok.windhu)


Pedas? Ya, namanya saja spicy. Di label kemasan sudah tertera So Good Spicy Chicken Strip. Jadi sudah betul banget  kalau rasanya memang pedas menggoda. Pas banget buat penyuka pedas.

Buat saya, memang nggak pedas-pedas banget sih, tapi  tetap bisa bikin megap kipas-kipas mulut kalau dimakan langsung. Asyiknya, So Good Spicy Chicken Strip dari So Good ini dikreasikan oke, dimakan begitu saja juga oke setelah digoreng tetap enak. Disantap selagi panas dengan nasi yang juga hangat, rasanya maknyus banget.

Simpel banget kalau lagi nggak punya waktu banyak untuk masak. Tinggal buka kemasan, lalu celupkan saja di minyak goreng yang panas. Nggak perlu pakai waktu lama, So Good Spicy Chicken Strip langsung matang merata.

Celupkan saja dalam minyak goreng.Praktis. Hanya perlu digoreng terendam
minyak (deepfrying) 4-5 menit dirumah. Crispynya tahan lama. Tampilan luarnya juga kering, nggak banyak minyak gitu!


Tinggal digoreng dalam minyak panas untuk penyajian atau dikreasikan dalam bentuk lain. (dok.windhu)


Waktu menyantapnya juga bisa kapan saja. Buat lauk makan siang ataupun makan malam oke-oke saja. Sekali mencoba satu batang, nggak akan cukup. Pasti mau lagi. Sudah habis dua chicken strip, maunya tiga.

Padahal tahu sendiri, satu kemasan isinya cuma tiga. Bisa nggak kebagian yang lain kalau cuma menggoreng satu bungkus saja. Kenapa? Saya sendiri sanggup kok ngabisin satu bungkus sebenarnya. Hahaha, ups.  

Apa yang bikin So Good Spicy Chicken Strip beda? Daging ayamnya itu lho. Bukan daging-dagingan alias memang dari daging ayam beneran 100 %. Daging ayamnya tanpa tulang (full meat). Itu terasa langsung di mulut saat dicoba. Boleh juga, kualitasnya premium punya.  

Nggak cuma itu. Selain terbuat dari daging pilihan, saya juga penyuka kulit ayam goreng. Renyahnya bikin saya mau lagi dan lagi. Tepung crispy yang membalutnya  enak  banget, menyatu dengan bumbu pedasnya. Pokoknya kulit dan bumbu marinasi  pedas spesialnya kena di mulut.


Kandungan dalam So Good Spicy Chicken Strip (dok.windhu)


Cocok untuk Quality Time

Karena kepraktisannya, So Good Spicy Chicken Strip yang pedasnya bisa bikin nagih siapapun yang makan, cocok banget buat disantap bareng keluarga. Kebetulan saat ini bulan Desember, hujan sering turun. Jadi bisa disuguhkan sebagai santapan saat hujan-hujan, saat bareng-bareng nonton televisi, buat bekal yang digoreng saat mau jalan-jalan atau wisata akhir tahun ke suatu tempat, ya cocoklah.

Kebetulan, akhir tahun saya berencana ajak para ponakan wisata keliling Jakarta, bawa bekal So Good Chicken Strip sudah kebayang. Soalnya, membelinya juga nggak repot. Tinggal datang ke supermarket yang sekarang sudah menyediakannya. Saya sih tinggal ke Giant Supermarket yang dekat rumah.


Kalau udah coba satu, pasti mau nambah So Good Spicy Chicken Strip (dok.windhu)
Buat yang mungkin sibuk banget, bisa juga kok beli secara online, misalnya di BliBli, Tokopedia, dan Bukalapak. Saya juga sudah coba membelinya di Blibli secara online. Nggak perlu kemana-mana, pesanan sudah dikirim ke rumah.

So Good Spicy Chicken Strip tersedia dalam kemasan 250 gr. Isinya 5 buah per kemasan. Harganya sekitar Rp 37.000 - Rp 39.000. Berbeda-beda harga tiap toko dimungkina. Bila disimpan beku ≤ -18’C  kuat sekitar 1 tahun.

Saat diterima oleh orang rumah, dalam kotaknya dikasih es batu pendingin jadi kualitas barang tetap oke saat nyampe rumah dan ingin digoreng atau dikreasikan menjadi santapan yang oke buat orang rumah. Pas banget buat saya, orang zaman sekarang yang penyuka kepraktisan.  

Nah, sebelum saya kembali ingin makan  So Good Spicy Chicken Strip, jangan lupa sediakan selalu di rumah. Sudah rasanya enak karena daging ayam  tanpa tulang (full meat), berkulit, dan berbumbu pedas ini mengandung gizi juga

Bergizi? Jelas dong.Makanya, cocok juga disantap sama anak-anak karena kaya Asam Amino. Buat info, protein hewani yang kaya akan asam amino essential penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot & otak anak.

Informasi Nilai Giziyang tertera di kemasan, dengan takaran Saji 100 g, punya jumlah sajian per kemasan  2,5. Nah dalam jumlah per sajian ada nergi total  250 kkal, energi dari lemak : 140 kkal, lemak Total: 16 g / 24 %, Protein: 13 g / 21%, Karbohidrat: 15 g / 4 %, dan Natrium / Sodium: 500 mg / 33 %

Selain itu, buat saya jaminan kualitas itu penting. Biasanya saya lihat dulu produsennya bila akan membeli suatu produk. Nah ini  diproduksi oleh produsen ternama, yang  punya teknologi produksi dan mesin modern. Mantapnya lagi,  sudah terdaftar dan ada logo HALAL MUI. Sudah, ah... jadi mau makan So Good Spicy Chicken Strip lagi...






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mbak Yani dan Kanker Leher Rahim Stadium 3 B-nya...

HARI  masih pagi. Masih belum pukul 6.00 tapi perempuan itu sudah bersiap-siap. Beranjak untuk segera membersihkan tubuh. Bersiap untuk mandi. Berpakaian yang baik dan sedikit berpupur bedak tipis. Menyantap sedikit makanan yang disediakan agar perut tidak kosong meskipun harus diiringi rasa mual.
“Sudah siap-siap, mbak?” sapa saya.
Perempuan  bertubuh kurus itu tersenyum  manis. Dia hanya tinggal menunggu adik perempuannya yang akan menemaninya.
Kamis 4 Februari 2016 ini, pada pekan ini,  adalah jadwalnya untuk kembali  menjalani transfusi darah di RS Kanker Dharmais, Jl S Parman, Slipi. Upaya penambahan darah itu sangat dibutuhkan perempuan ini untuk memperpanjang kelangsungan hidupnya. 
Pekan lalu, Mbak Yani menghabiskan suplai  tiga kantung darah. Harus ada yang terganti dari keluarnya pendarahan yang terus menerus dari bagian kewanitaan yang  ada di tubuhnya. Pendarahan yang selalu Pendarahan yang harus memaksanya selalu memakai pembalut.
Pendarahan yang secara p…

Meet Me after Sunset, Hadirnya Bad Boy yang Mengubah Hidup Freak Girl

Cewek remaja masa kini umumnya akrab dengan semua yang berbau gadget dan media sosial. Sedikit-sedikit selfie lalu upload di instagram ataupun membuat video blog (vlog) yang ditayangkan di channel  youtube. Namun, cewek satu ini sangat berbeda.
Vino (Maxime Bouttier) remaja ganteng asal Jakarta yang terpaksa pindah sekolah ke Rancaupas, Bandung, sangat penasaran melihatnya. Gadis (Agatha Chelsea), lebih banyak menghabiskan waktu dengan menulis dan bermain dengan alam. Anehnya, lebih memilih keluar di malam hari.

Ah, kenapakah?  Gadis hanya punya satu teman, yakni Bagas (Billy Davidson). Keunikan Gadis membuat Vino mendekatinya. Ingin melindungi sekaligus membantu Gadis untuk dapat mengejar banyak sekali mimpi-mimpi yang dipendam.
Kehadiran Vino sebagai anak baru di sekolah, sekaligus sosok baru dalam hidup Gadis dan Bagas mengubah segalanya. Bagas yang selama ini tinggal dengan nini-nya (Marini Sardi) merasa sangat tahu dan sangat mengerti Gadis.



Keduanya tumbuh besar bersamaan. Bagas…

D’Flora, Lipstik Untuk Bibir Hitam dengan Pilihan Warna Bagi Perempuan Aktif

Awalnya saya tidak begitu memperhatikan mengenai masalah bibir hitam. Semua itu baru saya sadari saat Arni, salah seorang kakak perempuansayamengeluhkan warna bibirnya. Jika warna lipstiknya sudah memudar, warna bibir aslinya langsung terlihat. Kakak merasa perlu lipstik untuk bibir hitam yang tepat digunakan sehari-hari. 
“Pernah merokok, kali,” ucap saya asal sambil bercanda. Ups, jelas kakak saya tidak terima.Kakak tidak pernah menyentuh ataupun mencoba-coba rokok. Bahkan mencium bau asap rokok di suatu tempat keramaian umum,kakak sudah tidak suka.
Mungkin saya cukup beruntung karena warna bibir saya tidaklah segelap bibir kakak. Saya tahu usaha kakak untuk membuat warna bibirnya lebih merah dan menarik. Sesekali saya juga mengikutinya.
Buat perempuan, memiliki warna bibir hitam, bibir gelap, ataupun kusam dan kering tidak jarang mengganggu penampilan sehari-hari. Ujung-ujungnya, penampilan yang tidak oke ini juga akan mengurangi rasa percaya diri saat sedang berkumpul dengan banyak o…